Polresta Samarinda Uji Penanganan Keadaan Darurat di Bandara APT Pranoto
- 20 Sep 2026 05:26 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda menguji kesiapan personelnya menghadapi keadaan darurat di Bandar Udara (Bandara) Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto melalui simulasi skala penuh pada Jumat, 18 September 2026 pagi.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar mengatakan, latihan tersebut diperlukan untuk menguji penerapan prosedur sekaligus menyamakan pemahaman antarunsur yang terlibat.
“Latihan ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi, menguji SOP, serta memperkuat koordinasi antarunsur,” kata Hendri, dikutip pada Sabtu, 19 September 2026.
Ia menjelaskan, latihan ini menggunakan dua skenario, yakni Airport Emergency Exercise (AEE) dan Airport Contingency Exercise (ACE). AEE mensimulasikan penanganan kecelakaan pesawat, sedangkan ACE menguji respons terhadap gangguan keamanan di kawasan bandara.
Dalam skenario kecelakaan pesawat, petugas melakukan penyelamatan dan evakuasi, pemadaman kebakaran, serta pengamanan lokasi kejadian. Sementara pada skenario gangguan keamanan, petugas menghadapi situasi penerobosan ke area terbatas bandara.
"Dengan latihan bersama seperti ini, diharapkan seluruh personel mampu bergerak cepat, tepat, terukur, dan tetap mengedepankan keselamatan serta pelayanan kepada masyarakat," kata Hendri.

Dalam simulasi ini, Polresta Samarinda mengerahkan Dalmas Sat Samapta, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Tim URC, Tim Negosiator, serta personel Polsek Sungai Pinang.
Latihan turut melibatkan Otoritas Bandara APT Pranoto, TNI-Polri, BPBD Kota Samarinda, Dinas Pemadam Kebakaran, Aviation Security (Avsec), tenaga kesehatan, pihak maskapai, dan unsur terkait lainnya.
"Seluruh rangkaian simulasi berakhir pukul 10.17 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar," ucap Hendri, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....