BMKG Samarinda Fasilitasi Posko Operasi Udara Karhutla

  • 17 Sep 2026 07:15 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Stasiun Meteorologi Kelas II Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda memfasilitasi penyediaan ruangan posko operasi udara untuk mendukung percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur.

Fasilitas operasional tersebut direncanakan siaga selama 10 hari, mulai 8 hingga 17 September 2026. Penyediaan posko menjadi bagian dari komitmen dan sinergi penanganan karhutla melalui dukungan tim gabungan di Kalimantan Timur.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan dukungan operasi udara yang diajukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dukungan yang diajukan mencakup rangkaian operasi modifikasi cuaca (OMC), patroli pemantauan udara, serta pemadaman dari udara atau water bombing di sejumlah titik rawan karhutla.

Posko yang berlokasi di Kantor Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda tersebut difungsikan sebagai pusat kendali dan koordinasi teknis antarinstansi. Keberadaan posko diharapkan dapat memperkuat koordinasi selama pelaksanaan operasi udara.

Mengutip laman Stasiun Meteorologi Kelas II, Aji Pangeran Tumenggung Pranoto, Kamis 17 September 2026, selain menyediakan fasilitas tempat, BMKG Samarinda turut mendukung kelancaran operasi melalui penyediaan data meteorologi dan analisis dinamika atmosfer. Informasi tersebut menjadi salah satu pendukung dalam menentukan kondisi yang aman dan sesuai untuk pelaksanaan operasi udara.

BMKG juga melakukan pemantauan titik panas (hotspot) secara waktu nyata untuk mendukung ketepatan sasaran dalam penanganan karhutla. Data dan informasi meteorologi tersebut digunakan sebagai bahan pertimbangan tim gabungan selama operasi berlangsung.

Dukungan data cuaca dan pemantauan atmosfer juga menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan penerbangan. Kondisi cuaca, arah dan kecepatan angin, serta perkembangan titik panas terus dipantau untuk mendukung pelaksanaan operasi udara.

Melalui sinergi antara BMKG, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, BNPB, dan tim gabungan, operasi udara diharapkan dapat mendukung upaya penanganan karhutla secara lebih cepat dan terkoordinasi di wilayah Kalimantan Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....