Pesawat OMC Mulai Standby di Bandara APT Pranoto untuk Tangani Kekeringan
- 16 Sep 2026 10:54 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Operasi modifikasi cuaca atau OMC mulai disiagakan di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda untuk meningkatkan peluang hujan di wilayah Kalimantan Timur selama kondisi kekeringan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Suwarso mengatakan pesawat jenis Cessna telah berada di APT Pranoto sejak Senin malam dan siap menjalankan operasi sesuai pemantauan potensi awan yang dapat dikembangkan menjadi hujan.
Selain pesawat, sekitar 60 ton garam yang digunakan dalam pelaksanaan OMC juga telah tiba di APT Pranoto pada Selasa pagi. Seluruh unsur pendukung disebut telah siap, termasuk pilot dan peralatan operasi.
Suwarso mengatakan pelaksanaan OMC dilakukan berdasarkan arahan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dengan peluang pembentukan awan menjadi salah satu indikator utama pelaksanaan penerbangan.
“Perintah Kepala BNPB jelas sekecil apapun potensinya harus tetap dilakukan operasi modifikasi cuaca,” kata Suwarso usai hearing bersama Komisi III DPRD Kota Samarinda, pada Selasa 15 September 2026.
OMC dijadwalkan berlangsung mulai 15 hingga 19 September 2026. Pesawat akan memantau kondisi awan di wilayah Kalimantan Timur dan bergerak menuju titik yang dinilai memiliki potensi untuk menghasilkan hujan sesuai jangkauan operasional pesawat.
Suwarso menambahkan pola pemantauan juga disesuaikan dengan permintaan otoritas bandara. "Dari rencana awal operasi pada pukul 07.00 hingga 20.00 WITA, pemantauan diperluas sehingga potensi awan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti," ujar Suwarso, menutup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....