Dinas Perdagangan Samarinda Targetkan Biaya Produksi UMKM Turun lewat KEMAS
- 15 Sep 2026 14:00 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Program Kartu Akses UMKM Penyintas LPG 3 Kilogram atau KEMAS di Kota Samarinda diarahkan untuk membantu pelaku usaha memperoleh LPG bersubsidi dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi atau HET. Melalui program tersebut, penerima memperoleh jatah LPG di pangkalan terdekat dengan harga HET yang saat ini ditetapkan Rp18 ribu per tabung.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda Nurrahmani mengatakan, penerima KEMAS mendapatkan alokasi LPG yang disesuaikan dengan jenis usaha dan pendapatannya. Jatah yang diberikan berada pada kisaran lima hingga 10 tabung per bulan.
“Paling kecil lima, paling tinggi 10. Disesuaikan dengan jenis usahanya dan pendapatannya,” kata Nurrahmani di Aula Arutalla Bapperida Samarinda pada Selasa, 15 September 2026.
Menurut Nurrahmani, kepastian memperoleh LPG di pangkalan terdekat dapat membantu pelaku UMKM menekan biaya produksi. Sebab, selama ini sebagian pelaku usaha berpotensi membeli LPG di luar pangkalan dengan harga yang lebih tinggi ketika mengalami kesulitan mendapatkan tabung bersubsidi.
Nurrahmani menilai akses LPG dengan harga HET dapat memberikan pengaruh langsung terhadap ongkos produksi UMKM. Dengan biaya bahan bakar yang lebih terkendali, pelaku usaha diharapkan dapat menjalankan kegiatan produksi tanpa terbebani kenaikan harga LPG di luar pangkalan.
Pengambilan LPG melalui KEMAS juga tidak dilakukan sekaligus untuk seluruh alokasi bulanan. Penerima mengambil LPG berdasarkan jadwal yang ditetapkan pangkalan sehingga distribusi dapat dipantau dan tidak seluruh tabung langsung dikuasai oleh satu penerima.
Nurrahmani mengatakan, sistem tersebut juga menjadi salah satu upaya mencegah LPG bersubsidi kembali diperjualbelikan. "Setiap penerima tercatat berdasarkan nama dan alamat serta wajib menunjukkan dokumen identitas ketika melakukan pengambilan di pangkalan," ujar Nurrahmani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....