Wali Kota Samarinda Dorong Si Jempol Naker Jadi Labor Market Intelligence
- 06 Okt 2026 08:12 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mendorong pengembangan Si Jempol Naker menjadi sistem informasi pasar kerja yang lebih komprehensif. Pengembangan tersebut diarahkan agar Dinas Tenaga Kerja tidak hanya menyediakan informasi lowongan, tetapi mampu membaca kebutuhan pasar kerja dan mempertemukan tenaga kerja dengan dunia usaha secara lebih tepat.
Andi Harun menyampaikan arahan tersebut dalam implementasi proyek perubahan Si Jempol Naker yang digagas Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Samarinda, Yuyum Puspitaningrum, Senin 5 Oktober 2026.
“Ada tujuh arahan yang saya ingin kasih. Ubah posisi dari Si Jempol Naker ini dari aplikasi pencari lowongan kerja menjadi Samarinda The Labor Market Intelligence dan Employment Matching System,” ujar Andi Harun.
Arahan berikutnya adalah menerapkan skill based matching, sehingga pencocokan tidak hanya didasarkan pada pendidikan dan jabatan. Pemerintah Kota Samarinda juga diminta membangun Labor Market Dashboard sebagai dashboard eksekutif Pemerintah Kota.
Andi Harun juga mendorong integrasi antara data lowongan kerja dengan program pelatihan tenaga kerja. Menurutnya, pelatihan perlu disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja sehingga prinsip yang diterapkan adalah “no training without demand”.
Selain itu, indikator keberhasilan program diminta menggunakan ukuran berbasis hasil atau outcome, seperti placement rate, time to placement, employee satisfaction, job seeker satisfaction, ready to employment, dan employment retention.
Arahan lainnya mencakup pembangunan tata kelola data dan algoritma yang aman, transparan, dapat diaudit, serta tidak diskriminatif dengan tetap memperhatikan perlindungan data pribadi. Andi Harun juga meminta Disnaker terlebih dahulu mengevaluasi hasil uji coba pada 10 perusahaan sebelum memperluas cakupan program.
“Setelah pilot 10 perusahaan jangan langsung mengejar 100 perusahaan. Lihat dahulu 10 perusahaan menghasilkan placement nyata,” ujar Andi Harun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....