Kesbangpol Samarinda Kembangkan Sistem Informasi Kewaspadaan Dini

  • 01 Okt 2026 16:03 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda memperkuat tata kelola kewaspadaan dini melalui implementasi Sentra Informasi Geospasial dan Analisis Samarinda atau SIAGA Samarinda. Sistem tersebut dikembangkan untuk menghimpun berbagai informasi potensi kerawanan yang selama ini tersebar di sejumlah instansi dan perangkat daerah.

Program tersebut dicanangkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol Kota Samarinda, Yosua Laden. Ia mengatakan informasi terkait organisasi kemasyarakatan, rumah ibadah, dinamika politik, keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga kondisi sosial ekonomi sebenarnya telah tersedia. Tantangannya adalah mengintegrasikan seluruh informasi tersebut agar dapat dimanfaatkan secara cepat.

“Informasi mengenai potensi kerawanan sebenarnya tersedia di berbagai instansi dan di tengah masyarakat. Tantangannya adalah bagaimana informasi tersebut dapat dikumpulkan, diintegrasikan, dianalisis dan disampaikan secara cepat sebagai dasar pengambilan keputusan,” ujar Yosua Laden, Selasa 29 September 2026.

Menurut Yosua, Siaga Samarinda menjadi bagian dari proyek perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat 2 Angkatan 2026 yang diselenggarakan Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik, Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Yosua menjelaskan, sistem tersebut dibangun untuk mengintegrasikan informasi kewaspadaan dini sekaligus memetakannya secara geospasial. Pendekatan tersebut diharapkan membantu pemerintah melihat dinamika dan potensi kerawanan berdasarkan lokasi sehingga koordinasi penanganannya dapat dilakukan lebih terarah.

Yosua menegaskan perubahan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada penggunaan teknologi. Menurutnya, aspek utama dalam proyek tersebut adalah membangun pola kerja baru, memperkuat kolaborasi lintas instansi, dan memastikan inovasi memberikan manfaat bagi organisasi serta masyarakat.

“Ke depan Siaga Samarinda harus terus dikembangkan, diperkuat regulasinya, diperluas cakupannya, dan dijaga keberlanjutannya. Tujuan akhirnya bukan sekadar memiliki sebuah platform digital, tetapi membangun Kota Samarinda yang semakin mampu mengenali potensi ancaman lebih awal dan merespons lebih cepat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....