Kebakaran Lahan di Graha Indah di Balikpapan Utara

  • 05 Sep 2026 06:08 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran lahan dan semak belukar terjadi di Jalan Soekarno Hatta Kilometer 5, Perumahan Nirwana RT 47, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Jumat 4 September 2026 sore.

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, mengatakan kebakaran dilaporkan masyarakat sekitar pukul 15.36 WITA. Lahan yang terbakar berupa area yang ditumbuhi pepohonan dan semak belukar.

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung melakukan penanganan dan pemadaman di lokasi kejadian. Upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah api meluas ke area lain di sekitar permukiman.

“Petugas menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran lahan dan semak belukar di Jalan Soekarno Hatta Kilometer 5, Perumahan Nirwana RT 47,” ucapnya.

Dalam penanganan tersebut, unit PB bersama Unit Sektor Gunung Samarinda dikerahkan menuju lokasi kebakaran. Petugas kemudian melakukan pemadaman terhadap titik api yang ditemukan di area tersebut.

Setelah dilakukan penanganan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WITA. Petugas memastikan kondisi di lokasi telah aman setelah proses pemadaman selesai dilakukan.

Berdasarkan laporan BPBD Kota Balikpapan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 500 meter persegi. Area yang terbakar terdiri dari pepohonan dan semak belukar.

Pemadaman turut melibatkan sejumlah unsur di lapangan, yakni BPBD, TNI, Polri, pihak kelurahan, relawan, serta masyarakat setempat. Sinergi antarpihak dilakukan untuk mempercepat penanganan kebakaran.

BPBD mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada kondisi cuaca yang relatif kering. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api di area terbuka.

Penanganan kebakaran lahan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencegah kebakaran meluas dan melindungi lingkungan serta kawasan permukiman. BPBD juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayahnya.

“Kesadaran dan kepedulian masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan. Kita jaga alam, alam jaga kita,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....