BPBD Samarinda Catat 127 Kejadian Kebakaran hingga September 2026
- 02 Sep 2026 10:12 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Samarinda mencatat 127 kejadian kebakaran hutan dan lahan sejak Januari hingga awal September 2026. Dari seluruh kejadian tersebut, total luasan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 211 hektare.
Kepala BPBD Kota Samarinda Suwarso mengatakan, jumlah kejadian paling banyak tercatat pada Agustus 2026. Meski jumlah kebakaran meningkat, seluruh kejadian yang dilaporkan hingga saat ini telah berhasil ditangani oleh petugas bersama unsur terkait.
“Sampai dengan hari ini itu ada 127 kejadian. Itu dihitung dari Januari, memang yang terbanyak di bulan Agustus dengan luasan kurang lebih 211 hektare,” ujar Suwarso di Kantor BPBD Kota Samarinda, pada Selasa 1 September 2026.
Penanganan kebakaran dilakukan melalui kolaborasi berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran hingga relawan. BPBD juga menyiapkan strategi pembagian personel apabila kebakaran terjadi secara bersamaan di lebih dari satu lokasi.
Suwarso menyebut, salah satu tantangan dalam pemadaman adalah kondisi medan yang sulit dijangkau, terutama pada kawasan lahan gambut. Titik api yang berada cukup dalam membuat petugas membutuhkan waktu dan sumber daya lebih besar untuk memastikan api benar-benar padam.
“Kalau kebakaran pada saat yang sama lebih dari satu titik, kita langsung berbagi di bawah komando di posko siaga darurat,” katanya. Menurutnya, pola komando tersebut diperlukan agar setiap titik kebakaran dapat segera mendapatkan penanganan tanpa menunggu terlalu lama.
BPBD Samarinda juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kekeringan berlangsung. Suwarso menyebut sebagian besar kebakaran yang terjadi diduga berkaitan dengan faktor manusia sehingga pencegahan melalui perubahan perilaku masyarakat menjadi bagian penting dalam menekan kejadian karhutla.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....