Antrean BBM di Berau Bisa 25 Jam, Warga Bawa Kasur dan Bantal ke SPBU

  • 31 Agt 2026 19:19 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Berau - Antrean panjang untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Berau membuat warga harus menyiapkan diri untuk menunggu dalam waktu lama. Di SPBU Rinding, seorang warga bahkan membawa kasur kecil dan bantal agar tetap nyaman selama mengantre.

Ahmad Alwi mengatakan, perlengkapan tersebut sengaja dibawanya karena antrean BBM tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Ia menyebut waktu tunggu di SPBU dapat mencapai sekitar 25 jam.

“Kalau mengantre ini tidak sebentar, jadi dibuat santai saja lah, bawa bantal dan kasur kecil. Supaya tidak encok,” katanya. Senin, 31 Agustus 2026.

Pemandangan tersebut menjadi gambaran panjangnya waktu yang harus dilalui warga untuk mendapatkan BBM di tengah kondisi pasokan yang sulit.

Antrean panjang juga terlihat di sejumlah SPBU lainnya. Di SPBU Bujangga, kendaraan mengular hingga kawasan Pesantren Hidayatullah. Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Sambaliung.

Panjang antrean membuat warga harus mengatur strategi agar tetap bisa mendapatkan BBM tanpa terlalu menguras tenaga. Sebagian warga memilih datang dengan perlengkapan pribadi karena tidak mengetahui berapa lama harus menunggu.

Situasi ini kemudian memicu keresahan masyarakat dan menjadi perbincangan di media sosial. Warga meminta pemerintah melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM di Berau, termasuk menelusuri dugaan praktik pengetapan atau pembelian BBM dalam jumlah besar.

Di tengah keluhan masyarakat tersebut, penjelasan dari pihak Pertamina mengenai kondisi pasokan BBM di Berau masih dinantikan.

Konfirmasi telah dilakukan kepada Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, terkait kelangkaan dan antrean BBM tersebut.

Namun, hingga berita ini ditulis, Edi Mangun belum memberikan respons atas pertanyaan yang disampaikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....