Kredit Proyek di Kaltim Tumbuh 22,76 Persen

  • 31 Agt 2026 09:04 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, SAMARINDA – Penyaluran kredit berdasarkan lokasi proyek di Kalimantan Timur tumbuh 22,76 persen secara tahunan hingga Mei 2026.

Nilai kredit tersebut mencapai Rp223,07 triliun, menunjukkan peningkatan aktivitas pembiayaan proyek di daerah.

Pertumbuhan kredit berdasarkan lokasi proyek tercatat lebih tinggi dibandingkan kredit berdasarkan lokasi kantor bank.

Kredit berdasarkan lokasi bank mencapai Rp112,36 triliun atau tumbuh 9,64 persen secara tahunan.

Kepala Kantor OJK Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Misran Pasaribu, mengatakan sektor jasa keuangan terus berperan dalam mendukung perekonomian daerah.

“Industri jasa keuangan terus berupaya penuh dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah hingga tingkat UMKM di Kalimantan Timur,” kata Misran Pasaribu dalam keterangan tertulis OJK. Dikutip, Senin 31 Agustus 2026.

Sementara itu, total aset perbankan di Kalimantan Timur pada Juni 2026 tercatat Rp172,21 triliun.

Angka tersebut turun 3,43 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama sebelumnya.

Penurunan aset terutama dipengaruhi berkurangnya Dana Pihak Ketiga atau DPK yang dihimpun perbankan.

DPK perbankan tercatat Rp155,21 triliun atau turun 2,97 persen secara tahunan.

Meski terjadi penurunan aset dan DPK, OJK menilai perbankan masih memiliki ruang untuk mengoptimalkan fungsi intermediasi.

Hal tersebut terlihat dari posisi DPK yang masih lebih tinggi dibandingkan kredit berdasarkan lokasi kantor bank.

Kondisi tersebut menjadi ruang bagi industri perbankan untuk terus memperkuat penyaluran pembiayaan kepada sektor produktif.

OJK juga menekankan pentingnya peran industri jasa keuangan dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk mendukung pelaku UMKM. (Ajun)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....