Hadapi Ancaman Karhutla, Kapolres Berau Instruksikan Deteksi Dini dan Responsif

  • 31 Agt 2026 09:16 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Berau - Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau tidak hanya bertumpu pada pemadaman api. Polres Berau menempatkan langkah pencegahan dan deteksi dini sebagai strategi utama untuk menekan meluasnya kebakaran.

Belum lama ini, Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto meninjau sejumlah posko dan lokasi penanganan karhutla dalam rangka Operasi Aman Nusa II Mahakam 2026. Dalam kunjungannya, Kapolres meminta seluruh personel yang bertugas di lapangan meningkatkan pengawasan terhadap kawasan rawan kebakaran.

Menurut Ridho, kecepatan mendeteksi potensi kebakaran menjadi faktor penting dalam mencegah api berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. Ia menegaskan, keberhasilan penanganan karhutla tidak semata-mata dinilai dari kemampuan petugas memadamkan api, tetapi juga dari efektivitas langkah pencegahan sebelum kebakaran terjadi.

“Dalam pelaksanaan tugas penanggulangan Karhutla, tingkatkan patroli dan deteksi dini terhadap titik-titik yang berpotensi terjadi kebakaran,” kata Ridho, Minggu 30 Agustus 2026.

Ia juga menginstruksikan jajarannya agar tidak menunda tindakan ketika menemukan indikasi kebakaran di lapangan.

“Apabila ditemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran, segera lakukan tindakan cepat sesuai prosedur serta koordinasikan dengan instansi dan pihak terkait,” katanya.

Instruksi tersebut disampaikan setelah Kapolres bersama Pejabat Utama Polres Berau melakukan peninjauan di sejumlah titik, mulai dari Posko Karhutla Batu-Batu, Kampung Kasai, Tanjung Batu hingga Posko Merancang.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi evaluasi terhadap pola penanganan karhutla yang melibatkan 225 personel gabungan.

Polres Berau berharap penguatan patroli, deteksi dini dan koordinasi antarinstansi dapat mempercepat penanganan titik api serta mencegah kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Sinergi antarposko dan instansi terkait pun terus diperkuat sebagai bagian dari upaya melindungi kawasan hutan, lahan, serta masyarakat dari dampak karhutla di Kabupaten Berau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....