Ancaman Karhutla Meningkat, Berau Berpeluang Naikkan Status Tanggap Darurat
- 31 Agt 2026 12:48 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Berau - Pemerintah Kabupaten Berau membuka peluang peningkatan status penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat. Langkah tersebut menyusul hasil kajian terhadap perkembangan kondisi kebencanaan yang terjadi di wilayah Berau.
Pengkajian dilakukan melalui rapat koordinasi Tim Kajian Cepat Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana. Pemerintah daerah menilai sejumlah indikator dan persyaratan untuk meningkatkan status penanganan bencana telah terpenuhi.
Sekretaris Daerah Berau Muhammad Said mengatakan, rapat koordinasi tersebut dilakukan untuk mengevaluasi kondisi terkini sekaligus menentukan langkah penanganan yang harus disiapkan pemerintah daerah.
Tim melakukan pembahasan terhadap berbagai aspek, mulai dari kondisi lapangan, dampak bencana yang telah terjadi, kebutuhan sumber daya hingga perkembangan ancaman karhutla dan kekeringan.
“Rapat ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Tim Kajian Cepat Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana,” katanya, Minggu, 30 Agustus 2026.
Tim tersebut dibentuk berdasarkan Keputusan Bupati Berau Nomor 355 Tahun 2025 sebagai bagian dari mekanisme penanganan bencana di daerah.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Berau telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan serta Kekeringan akibat fenomena El Nino melalui Surat Keputusan Bupati Berau Nomor 174 Tahun 2026.
Namun, perkembangan situasi di lapangan menunjukkan ancaman yang semakin serius. Data BMKG per 29 Agustus 2026 mencatat sebanyak 779 titik panas terpantau di Kabupaten Berau, tertinggi dibandingkan daerah lain di Kalimantan Timur.
Kemunculan ratusan titik panas tersebut juga dibarengi dengan kondisi cuaca panas dan kering serta mulai munculnya kabut asap di sejumlah wilayah. "Kita akan terus pantau dan tim gabungan selalu siap siaga," tuturnya.
Berdasarkan hasil evaluasi dan kajian lapangan, pemerintah daerah menilai perubahan status dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat memiliki dasar yang cukup. Peningkatan status tersebut diharapkan dapat memperkuat mobilisasi sumber daya dan mempercepat penanganan apabila kondisi karhutla terus memburuk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....