GPMB Kaltim Nilai Samarinda Miniatur Indonesia, ASN Diminta Rawat Keberagaman

  • 29 Agt 2026 13:31 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kota Samarinda dinilai memiliki karakter keberagaman yang mencerminkan miniatur Indonesia. Keragaman masyarakat dari berbagai latar belakang menjadi kekuatan sosial yang perlu dijaga sekaligus menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan pemerintahan yang inklusif.

Ketua Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Kalimantan Timur, Syafruddin Pernyata, menyampaikan hal tersebut dalam Sharing Session yang digelar BKPSDM Kota Samarinda. Menurutnya, karakter masyarakat Samarinda yang heterogen terlihat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan pemerintahan.

Syafruddin menyebut Samarinda memiliki daya tarik tersendiri karena masyarakat dengan latar belakang budaya yang beragam dapat hidup berdampingan. Ia menggambarkan keberagaman tersebut sebagai kondisi yang membuat masyarakat dapat menemukan nuansa Jawa, Banjar, Sulawesi, Nusa Tenggara, Buton, hingga berbagai daerah lainnya dalam satu kota.

“Kita ini memang miniaturnya Indonesia. Orang kagum dengan Indonesia salah satunya karena keragamannya, dan keragaman itu kalau mau dilihat betul adalah di Samarinda,” kata Syafruddin pada Jumat 28 Agustus 2026.

Menurut Syafruddin, keberagaman tersebut juga tercermin pada aparatur pemerintah yang berasal dari berbagai daerah dan latar belakang. Kondisi itu seharusnya menjadi kekuatan dalam membangun pelayanan publik yang mampu memahami kebutuhan masyarakat yang beragam.

Syafruddin menilai pemerintah harus memastikan setiap warga memperoleh informasi dan pelayanan secara transparan tanpa membedakan latar belakang. Ia mencontohkan keberadaan Mal Pelayanan Publik di Samarinda sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah mendekatkan berbagai layanan kepada masyarakat.

“Sekarang ini jangankan kita di pemerintah, di warung saja sudah harus jelas transparan. Kalau tidak transparan itu menyulitkan orang dan akan terjadi banyak komplain,” ujarnya.

Syafruddin juga mendorong ASN agar terus melakukan inovasi dan terbuka terhadap masukan masyarakat. Menurutnya, keberagaman Samarinda harus diiringi dengan pelayanan publik yang adaptif, sederhana, dan mampu menjawab kebutuhan warga sehingga kemajuan kota dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....