Salat Istisqa Digelar, Ikhtiar Segera Turun Hujan di Samarinda
- 29 Agt 2026 09:41 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, SAMARINDA – Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) bersama Pemerintah Kota Samarinda dan masyarakat menggelar salat Istisqa, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama memohon turunnya hujan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap ancaman kekeringan dan karhutla.
Salat Istisqa berlangsung di halaman Makorem 091/ASN, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota. Wali Kota Samarinda Andi Harun hadir bersama jajaran Forkopimda dan masyarakat dalam kegiatan tersebut.
Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul menerangkan, pelaksanaan salat Istisqa diikuti umat Muslim sebagai bentuk doa menghadapi kondisi kekeringan. Sementara itu, umat non-Muslim juga turut melakukan doa bersama sesuai keyakinan masing-masing.
“Salat Istisqa dilaksanakan umat Muslim, dan ada juga doa bersama yang dilakukan umat non-Muslim,” kata Anggara.
Salat Istisqa dipimpin KH Muhammad Subhan dan diikuti sejumlah unsur pemerintah, TNI, Polri, serta masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar spiritual di tengah kondisi kemarau yang berlangsung di Kalimantan Timur.
Wali Kota Samarinda Andi Harun menilai keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut merupakan kontribusi penting menghadapi kekeringan. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan kewaspadaan bersama karena berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
“Ini merupakan kontribusi yang luar biasa. Kita sudah menetapkan situasi 14 hari darurat kekeringan, sekarang kita fase antara waspada dan siaga,” ujar Andi Harun.
Andi Harun mengatakan, pemerintah terus meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kekeringan. Masyarakat juga diharapkan ikut menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
Salat Istisqa merupakan salat sunah muakkadah atau sangat dianjurkan yang dilaksanakan ketika terjadi kemarau atau kekeringan berkepanjangan. Salat ini menjadi bentuk permohonan kepada Allah SWT agar menurunkan hujan.
Selain sebagai ibadah, pelaksanaan salat Istisqa menjadi momentum memperkuat kebersamaan masyarakat. Doa bersama lintas umat tersebut diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar menghadapi kekeringan yang berpotensi mengganggu ketersediaan air dan meningkatkan ancaman karhutla.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....