BPBD Paser Ungkap Kendala Tangani Karhutla, Infrastruktur hingga Angin Kencang
- 26 Agt 2026 19:13 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser menghadapi sejumlah kendala saat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Paser, Ruslan, mengatakan keterbatasan sumber air menjadi salah satu kendala utama di lapangan. Selain itu, infrastruktur yang tidak memadai membuat petugas sulit mengakses lokasi kebakaran.
“Ketika anggota kami ke lokasi menuju titik api, tidak ada jalan menuju ke sana. Sehingga kami menggunakan roda empat dan dengan sendirinya kita juga berisiko terjadinya kecelakaan atau kerusakan armada,” ujar Ruslan, dalam Dialog Kentongan RRI Samarinda, Selasa, 25 Agustus 2026.
Ia menambahkan, kondisi tersebut semakin sulit ketika angin bertiup kencang. Material yang mudah terbakar juga membuat api lebih cepat menyebar dan menghambat petugas melakukan pemadaman.
Karenanya, Ruslan mengatakan pihaknya telah menyiapkan mekanisme penanganan untuk mempercepat respons ketika menerima laporan titik api. Masyarakat yang berada paling dekat dengan lokasi diminta melakukan penanganan awal sembari BPBD mengerahkan tim terdekat untuk menuju lokasi kebakaran.
"Dari masyarakat langsung kita respons, kita turunkan yang terdekat bergeser. Dari Kecamatan Pasir Belengkong dekat Kecamatan Tanah Grogot bergeser untuk melakukan pemadaman. Itu dikendalikan oleh pos komando di Kabupaten," ucap Ruslan.
Dengan pola tersebut, ia optimis dapat mempercepat penanganan di setiap titik api. Hingga 25 Agustus 2026, BPBD Paser pun mencatat 103 titik api dan seluruhnya berhasil dipadamkan sehingga tidak menimbulkan dampak asap.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....