Kaltim Peringkat Kesembilan Nasional Rawan Karhutla
- 27 Agt 2026 17:26 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan – Kalimantan Timur (Kaltim) menempati peringkat kesembilan sebagai provinsi yang dinilai paling rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah seiring meningkatnya titik panas atau hotspot dalam beberapa waktu terakhir.
Mengutip laman resmi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Rabu 26 Agustus 2026, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, mengatakan wilayah Kalimantan masih menjadi salah satu kawasan dengan tingkat kerawanan karhutla yang tinggi secara nasional.
Menurut Buyung, tiga provinsi di Kalimantan, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, termasuk daerah dengan tingkat kerusakan akibat karhutla yang hampir setara dengan sejumlah provinsi rawan di Sumatra, seperti Riau, Sumatra Selatan, dan Jambi. Sementara itu, Kaltim berada di posisi kesembilan secara nasional.
“Untuk wilayah Kalimantan, tiga provinsi terbesar karhutla adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan yang hampir setara dengan tiga provinsi di Sumatra. Sedangkan Kalimantan Timur berada di posisi kesembilan nasional,” ujar Buyung.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltim menetapkan status Siaga Bencana Karhutla. Kebijakan ini menjadi langkah antisipatif untuk memperkuat koordinasi sekaligus mempercepat penanganan setiap potensi kebakaran di lapangan. Penanganan melibatkan BPBD provinsi dan kabupaten/kota, TNI-Polri, perusahaan, relawan, serta masyarakat.
Berdasarkan data BPBD Kaltim, Kabupaten Berau menjadi wilayah dengan luasan lahan terbakar terbesar, yakni lebih dari 400 hektare. Selanjutnya, Kutai Kartanegara mencapai 219 hektare, Kutai Barat sekitar 147 hektare, Paser dan Kutai Timur masing-masing sekitar 89,3 hektare, Penajam Paser Utara 48,1 hektare, Samarinda 40,5 hektare, Mahakam Ulu 7 hektare, Bontang 3 hektare, dan Balikpapan 0,5 hektare.
Upaya pencegahan juga diperkuat Dinas Perkebunan Kaltim melalui Brigade Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun (Dalkarlabun). Sebanyak 186 Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) di 10 kabupaten dan kota turut diberdayakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Pemerintah berharap sinergi lintas sektor dapat menekan kejadian karhutla sekaligus melindungi lingkungan, kualitas udara, dan keselamatan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....