Semarak PGSD 2026 Unmul Kembali Digelar, Asah Bakat dan Kreativitas Anak
- 26 Agt 2026 13:07 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HIMA PGSD) Universitas Mulawarman kembali menyelenggarakan Semarak PGSD 2026. Kegiatan ini mejadi wadah bagi siswa sekolah dasar (SD) di Samarinda untuk menunjukkan bakat sekaligus mengembangkan kreativitas mereka melalui beragam perlombaan.
Semarak PGSD resmi dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FKIP Universitas Mulawarman, Bibit Suhatmady, pada Rabu, 26 Agustus 2026 di Gedung Pusat Penelitian Hutan Tropis (Pusrehut) Unmul. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama seminggu hingga Selasa, 1 September 2026.
Ketua Panitia Semarak PGSD 2026, Muhammad Adhib Al'Farabi, mengatakan ada sekitar 300 peserta yang siap mengikuti perlombaan. Mereka berasal dari sekolah di Samarinda.
"Jumlah pesertanya ada 300-an siswa. Lombanya itu ada cerdas cermat, mendongeng, tari tradisional, lomba menggambar dan mewarnai. Ada juga lomba lomba poster digital untuk mahasiswa," ujarnya, usai opening ceremony Semarak PGSD 2026.
Tak hanya menjadi ajang perlombaan, di gelaran yang ke-18 ini, Adhib mengungkapkan kegiatan tahunan tersebut merupakan wadah bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat terpendam mereka. Sebab ia ingin, bibit-bibit penerus Kaltim dapat menjadi generasi yang kreatif dan berani berkarya.
"Supaya anak-anak SD itu mengeluarkan bakat terpendamnya, karena rata-rata mereka itu malu dengan bakat mereka. Makanya kita mengadakan semarak ini agar bisa mengembangkan bakat anak-anak SD," kata Adhib, menjelaskan.
Semangat itulah yang mendorong Adhib dan kawan-kawan mengusung Semarak PGSD 2026 dengan tema “Pendidikan Berkelanjutan dalam Harmoni Samudra Karya dan Kreativitas Generasi Nusantara”. Tema laut dipilih karena menjadi gambaran luasnya ruang bagi anak-anak untuk terus belajar, menjelajahi pengetahuan, dan menemukan kreativitas yang mereka miliki.
"Sesuai dengan temanya, yaitu pendidikan berkelanjutan, harmoni menjelajahi samudra. Kita ambil laut karena anak-anak SD ini ingin kita ajarkan untuk menjelajahi ilmu-ilmu, mengembangkan kreativitas mereka sampai ke dalam samudra," ucap Adhib.

Adapun kegitan ini mendapat dukungan penuh dari pihak FKIP Universitas Mulawarman. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FKIP Unmul, Bibit Suhatmady, menilai Semarak PGSD merupakan upaya membentuk generasi yang unggul, kreatif, dan memiliki daya saing.
Ia menyebut, gelaran ini menunjukkan bahwa mahasiswa PGSD yang merupakan calon guru, memiliki tanggung jawab terhadap perkembangan generasi bangsa. Tidak hanya melalu nilai pendidikan, tetapi juga membangun karakter anak.
"Acara seperti ini harusnya memang dibuat untuk membawa dan menularkan nilai-nilai kebaikan, nilai karakter yang bagus kepada pihak yang dilibatkan. Harapannya nanti apa yang dibawa oleh HIMA PGSD secara kelembagaan bisa berdampak baik ke masyarakat," ujar Bibit Suhatmady.
Meski begitu, ia menilai pelaksanaan Semarak PGSD perlu terus dievaluasi dan dikembangkan setiap tahun. Menurutnya, inovasi diperlukan agar kegiatan tetap relevan dengan kebutuhan dan perkembangan anak-anak.
Ia mengatakan, inovasi dalam pendidikan tidak selalu berarti menghadirkan sesuatu yang baru secara bentuk. Lebih dari itu, inovasi juga perlu menyentuh kemampuan dari dalam diri anak atau inner competence.
"Yang kita bangun itu inner competence-nya supaya anak-anak bangsa ini terbangun dengan baik. Dengan kualitas manusia yang bagus, yang bisa menghargai orang lain, punya nilai-nilai kebaikan, dan punya dampak yang bagus untuk masyarakat,” kata Bibit.
Sebab menurutnya, generasi yang baik adalah generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu menghargai orang lain dan menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....