Sekolah Lansia Kutai Timur Tingkatkan Kualitas Hidup

  • 26 Agt 2026 07:30 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kutai Timur - Sekolah Lansia di Kabupaten Kutai Timur diarahkan menjadi wadah pembelajaran sepanjang hayat untuk meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengatakan program tersebut tidak bertujuan memberikan pembelajaran seperti pendidikan formal. Sekolah Lansia lebih diarahkan untuk meningkatkan kesehatan, kemandirian, aktivitas, produktivitas, dan martabat para lanjut usia.

“Jadi kata kuncinya adalah bagaimana meningkatkan kualitas hidup,” kata Ardiansyah dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, Sekolah Lansia dilaksanakan selama satu tahun dengan 12 kali pertemuan klasikal. Artinya, kegiatan pembelajaran bagi lansia dilakukan satu kali setiap bulan.

Menurutnya, peningkatan kualitas hidup menjadi penting karena kondisi pembangunan manusia di Kutai Timur terus menunjukkan perkembangan positif. Data 2025 mencatat angka harapan hidup masyarakat Kutai Timur mencapai 74,87 tahun.

Angka tersebut menunjukkan rata-rata usia harapan hidup masyarakat Kutai Timur yang semakin baik. Kondisi tersebut juga sejalan dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia atau IPM Kutai Timur pada 2025.

Ardiansyah mengatakan, kesehatan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kualitas hidup lansia. Karena itu, para peserta Sekolah Lansia didorong tetap melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan.

Ia mengingatkan, olahraga bagi lansia tidak harus dilakukan dengan aktivitas berat. Kegiatan sederhana di rumah maupun senam sehat dapat menjadi pilihan untuk menjaga kebugaran tubuh.

“Silakan olahraga apa saja termasuk orang tua ini. Kalau Bapak ingin main sepak bola di stadion silakan, tapi jangan mengejar bola,” ujarnya disambut candaan peserta.

Menurut Ardiansyah, Sekolah Lansia juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan. Kegiatan tersebut sekaligus memotivasi lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif.

Program ini diarahkan untuk mewujudkan konsep Lansia SMART, yakni sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat.

Melalui kegiatan tersebut, para lansia juga mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat, gizi seimbang, serta pencegahan penyakit degeneratif. Pemeriksaan kesehatan secara berkala dinilai penting untuk mempertahankan kualitas hidup di usia lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....