Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Balikpapan Tanamkan Cinta Rasul

  • 25 Agt 2026 14:04 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan - Guna menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sejak dini, Mumtaz Foundation Balikpapan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H. Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Raudhatul Ibadah, Gunung Bahagia, Balikpapan, dan dihadiri sekitar 250 peserta yang terdiri atas santri, pengajar, pengurus yayasan, serta orang tua.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menguatkan Iman, Meneladani Rasulullah”. Melalui tema tersebut, Mumtaz Foundation berkomitmen membentuk karakter dan akhlak peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia di tengah tantangan perkembangan zaman.

Rangkaian kegiatan dimulai pada pagi hari dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan selawat bersama yang dilantunkan para siswa. Suasana semakin semarak dengan bazar makanan dan minuman yang disiapkan panitia.

Antusiasme santriwan dan santriwati, yang didominasi anak usia dini, turut membuat kegiatan berlangsung ceria. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh semangat.

Tausiyah dalam kegiatan tersebut disampaikan Ustaz Hidayatul Faroqi. Ia menyampaikan, mencintai Nabi Muhammad SAW dapat diwujudkan dengan mengikuti sunah beliau.

Menurutnya, memberikan pengajian dan berbuat baik merupakan bagian dari fastabiqul khairat, yaitu berlomba-lomba dalam kebaikan. Generasi muda juga perlu banyak belajar dari keteladanan Nabi Muhammad SAW agar mampu membentengi diri dari berbagai pengaruh perkembangan zaman.

“Untuk generasi muda sekarang, banyak yang punya rumah, tetapi kehilangan arah. Banyak anak muda sekarang punya tujuan, tetapi hidupnya berantakan. Banyak pula yang punya cita-cita, tetapi hidupnya tidak bahagia. Apa yang salah? Karena terkadang tontonan dijadikan tuntunan dan tuntunan dijadikan tontonan,” ujarnya.

Ustaz Hidayatul berharap generasi muda dapat memaknai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar sebagai perayaan, tetapi juga menjadikan Rasulullah sebagai panutan dan tuntunan dalam kehidupan.

“Seberat apa pun kehidupan, jika tuntunannya adalah Nabi Muhammad, insya Allah, kepada generasi muda, generasi tua, dan generasi apa pun itu, pasti akan bahagia hidupnya,” katanya.

Kepala MDT dan TPQ Mumtaz Foundation, Ustaz Choirul Anam, mengatakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini berjalan dengan baik dan lancar. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri atas santri dan orang tua.

“Setiap tahun kegiatan ini digelar, dan alhamdulillah tahun ini diadakan di masjid. Makna yang ingin ditanamkan oleh penyelenggara adalah menanamkan cinta kepada Rasul sejak dini. Tidak ada lagi seseorang yang bisa dijadikan panutan selain Nabi Besar Muhammad SAW,” ujarnya.

Menurutnya, di era Generasi Z, penanaman fondasi agama sangat diperlukan agar anak-anak tidak kehilangan arah, terutama dalam hal budi pekerti dan akhlak mulia.

“Kami ingin momen Maulid ini menjadi fondasi bagi anak-anak untuk mengenal lebih dekat sosok Nabi Muhammad SAW. Dengan meneladani sifat jujur, amanah, dan kasih sayang beliau, kami berharap mereka tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter Islami,” ucap Ustaz Anam.

Salah seorang santriwati, Salma Salsabila Putri, mengaku senang mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, sifat-sifat Rasulullah patut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Menurut saya, itu sangat penting,” ucapnya.

Senada dengan Salma, santriwati lainnya, Andi Hafifah, menilai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW penting bagi generasi muda saat ini. Ia melihat sebagian anak muda mulai mengabaikan nilai-nilai agama.

“Zaman sekarang anak muda sudah jarang mengikuti kegiatan keagamaan Islam seperti Maulid Nabi sehingga perayaan ini sangat penting untuk masa kini,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, keberkahan Kota Balikpapan, serta kelancaran proses pendidikan di Mumtaz Foundation.

Melalui kegiatan rutin tersebut, Mumtaz Foundation Balikpapan menunjukkan komitmennya untuk terus bersinergi dengan orang tua dalam membentuk generasi muda yang cerdas secara akademik serta memiliki fondasi agama dan akhlak yang kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....