Wali Kota Balikpapan Pastikan Stok Air Bersih Aman hingga Tiga Bulan
- 02 Sep 2026 18:17 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan - Antisipasi musim kemarau di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, serta potensi kendala ketersediaan air bersih menjadi perhatian khusus Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud. Ia memastikan persediaan air bersih untuk masyarakat Kota Balikpapan masih aman hingga dua sampai tiga bulan ke depan.
Hal tersebut disampaikan Rahmad Mas'ud kepada RRI seusai menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Madinatul Iman, Islamic Center Balikpapan. "Air sendiri relatif aman untuk dua sampai tiga bulan," ucap Rahmad, Rabu 2 September 2026.
Rahmad mengatakan, kondisi kemarau yang sulit diprediksi waktu berakhirnya menjadi perhatian serius semua pihak. Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Kota Balikpapan, tetapi juga di sejumlah wilayah di Indonesia.
Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat Kota Balikpapan untuk menggunakan air bersih secara bijak dan hemat. "Artinya, saya berpesan kepada masyarakat Kota Beriman agar dapat hemat menggunakan air. Pakai seperlunya dan pakai secukupnya," ujar Rahmad.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB/PDAM Balikpapan), Yudhi Saharuddin, mengatakan pihaknya mendapat instruksi dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan untuk menurunkan kapasitas pengambilan air baku.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketahanan cadangan air baku agar tidak cepat habis selama musim kemarau.
"Kondisi saat ini untuk produksi air Kota Balikpapan sudah diminta oleh BWS untuk diturunkan. Di Waduk Manggar turun menjadi 900 liter per detik dari sebelumnya 1.150 liter per detik. Terus di Waduk Teritip diminta untuk diturunkan sebesar 50 persen," ujar Yudhi.
Yudhi menjelaskan, penurunan kapasitas pengambilan air baku tersebut berpotensi berdampak terhadap distribusi air bersih, terutama di Kecamatan Balikpapan Selatan, Balikpapan Timur, Balikpapan Utara, dan Balikpapan Barat.
Namun, PTMB telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Di antaranya dengan memanfaatkan sumber air dari Bendungan Wain dan sumur di Kilometer 12, serta mengoptimalkan distribusi air menggunakan mobil tangki.
PTMB juga akan menyiapkan tiga titik terminal tangki untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan distribusi air bersih.
Untuk memastikan langkah antisipasi tersebut berjalan lancar, PTMB akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Balikpapan untuk menentukan lokasi terminal tangki.
Terminal tangki tersebut rencananya ditempatkan di tiga wilayah, yakni Kecamatan Balikpapan Barat, Balikpapan Utara, dan Balikpapan Selatan.
Sementara itu, berdasarkan prediksi BMKG, musim kemarau di Kota Balikpapan dan sebagian besar wilayah Kalimantan diperkirakan masih berlangsung hingga pertengahan atau akhir Oktober 2026. Masyarakat diimbau tetap menghemat penggunaan air bersih selama musim kemarau untuk menjaga ketersediaan air bagi kebutuhan bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....