Edukasi Bahaya Narkoba Jadi Langkah Lindungi Generasi Muda

  • 23 Agt 2026 12:37 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas sumber daya manusia dan masa depan Indonesia.Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja masih menjadi persoalan yang perlu diwaspadai. Pemahaman yang dibutuhkan pelajar tidak hanya sebatas mengenali jenis-jenis narkotika, tetapi juga mengetahui beragam cara dan modus yang dapat membuat mereka terjerumus dalam penggunaan zat terlarang.

Kepada RRI saat Dialog SANKSI Rabu, 19 Agustus 2026. Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Rinadya Haryana, mengatakan “Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui langkah nyata dalam membentuk generasi penerus yang sehat serta memiliki masa depan yang cerah, pelajar dan anak muda seharusnya memahami bahaya penyalahgunaan narkoba sekaligus membangun keberanian untuk menolaknya,” ujar Nadya .

Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Rinadya Haryana, menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba sejak dini. Menurutnya, pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan keluarga, lingkungan pendidikan, masyarakat, serta berbagai pihak terkait.

Nadya menjelaskan, generasi muda perlu mendapatkan pemahaman yang memadai mengenai risiko penyalahgunaan narkoba. Edukasi tersebut diharapkan dapat mendorong anak muda untuk mampu mengenali lingkungan dan pergaulan yang berpotensi membawa mereka pada penyalahgunaan narkotika.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak menganggap remeh narkoba atau mencoba zat terlarang hanya karena rasa ingin tahu maupun ajakan dari lingkungan sekitar. Sikap tegas untuk menolak menjadi salah satu langkah awal yang penting dalam mencegah seseorang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, Lisda Mariana, dari Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, mengatakan '' pentingnya peran keluarga dalam memberikan perlindungan kepada generasi muda. Komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak dinilai dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman sekaligus memudahkan deteksi terhadap perubahan perilaku,'' ujar Lisda.

Pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya dilakukan melalui sosialisasi. Lingkungan yang positif juga perlu dibangun dengan mendorong generasi muda mengikuti kegiatan yang bermanfaat, mengembangkan potensi diri, serta memiliki tujuan yang dapat mengarahkan mereka pada masa depan yang lebih baik.

Menurutnya, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba. Kepedulian terhadap kondisi sekitar dan keberanian untuk melaporkan indikasi penyalahgunaan narkoba menjadi bagian dari upaya bersama dalam melindungi generasi muda.

Pencegahan narkoba membutuhkan komitmen bersama agar anak muda dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan produktif.

Karena itu, generasi muda diharapkan berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan tidak mencoba-coba sesuatu yang dapat membahayakan masa depan. Dengan edukasi, pendampingan keluarga, lingkungan yang positif, serta keterlibatan masyarakat, upaya mewujudkan generasi Indonesia yang merdeka dari narkoba dapat terus diperkuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....