Empat Kebakaran Lahan Melanda Paser, Tim Gabungan Bergerak Cepat

  • 22 Agt 2026 11:31 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Jumat 21 Agustus 2026. Posko Satgas Karhutla BPBD Kabupaten Paser mencatat sedikitnya empat lokasi kebakaran lahan yang ditangani tim gabungan sepanjang hari.

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Paser yang di sampaikan Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim, Muriono, menyebutkan, kebakaran terjadi di wilayah Kecamatan Tanah Grogot dan Kecamatan Pasir Belengkong. Kondisi lahan yang kering serta angin kencang menjadi salah satu faktor yang mempercepat penyebaran api.

Kebakaran pertama dilaporkan sekitar pukul 09.20 WITA di Jalan Pamplas, Desa Jone, Kecamatan Tanah Grogot. Api membakar semak belukar dan material kayu dengan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai satu hektare. Pemilik lahan dalam laporan tersebut belum diketahui.

Tim terpadu Karhutla bergerak setelah menerima informasi dari PLN Tanah Grogot terkait kebakaran di kawasan Desa Tepian Batang. Petugas langsung menuju lokasi dengan membawa peralatan pemadaman untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke area lainnya, ucapnya.

Kebakaran berikutnya dilaporkan pada pukul 13.30 WITA di Desa Pasir Belengkong RT 03 atau kawasan Pabencengan, Kecamatan Pasir Belengkong. Lahan yang terbakar berupa semak belukar dan area semi gambut dengan luas sekitar 2,8 hektare.

Tim gabungan menerima informasi tersebut dari masyarakat dan segera melakukan pemadaman. Kondisi lahan yang kering membuat proses penanganan membutuhkan kewaspadaan agar kobaran api tidak menjalar ke kawasan yang belum terbakar, ujarnya.

Pada pukul 15.15 WITA, kebakaran kembali ditemukan di Jalan Prijak RT 01, Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot. Lahan milik almarhum Pak Majid tersebut terbakar dengan jenis vegetasi berupa semak belukar dan luas area terdampak diperkirakan mencapai 1,5 hektare.

Sementara itu, laporan keempat diterima pada pukul 18.15 WITA di Jalan Pamplas RT 01, Kecamatan Tanah Grogot. Api membakar semak belukar dengan luas sekitar satu hektare. Pemilik lahan dalam laporan BPBD Kabupaten Paser juga belum diketahui.

Dalam penanganan seluruh kejadian tersebut, tim gabungan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan lengkap sekaligus mencegah kobaran merembet ke lahan yang belum terbakar maupun kawasan permukiman. Pusdalops BPBD Kabupaten Paser juga melakukan kaji cepat, asesmen, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, katanya.

Unsur yang terlibat dalam penanganan meliputi BPBD Kabupaten Paser, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Paser, Kodim 0904/TNG, Koramil Kota, Brimob Paser, Satpol PP, Manggala Agni, KPHP Kendilo, Brigade Tahura Lati Petangis, relawan, serta masyarakat.

Berdasarkan kondisi mutakhir, empat titik lokasi kebakaran lahan dilaporkan dapat tertangani, sementara dua titik masih dalam pemantauan. Tim juga menghadapi kendala akses jalan menuju lokasi yang menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk menjangkau titik kebakaran.

Selain akses, petugas menghadapi sejumlah kendala lain, seperti angin kencang yang membuat api cepat meluas, kondisi lahan yang sangat kering, serta sumber air yang mulai mengering. Keterbatasan peralatan juga membuat petugas mengalami kesulitan dalam menentukan secara pasti luas lahan yang terbakar.

Kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Paser saat penanganan dilaporkan cerah. Meski demikian, BPBD mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, terutama ketika kondisi vegetasi dan tanah sangat kering.

BPBD Kabupaten Paser mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla. Upaya menjaga lingkungan dinilai perlu dilakukan secara bersama, mulai dari diri sendiri, keluarga, hingga komunitas, sebagai langkah untuk mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....