Bulan Imunisasi Barong Tongkok Perkuat Imunitas Anak Sekolah
- 19 Agt 2026 09:14 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Sendawar – UPTD Puskesmas Barong Tongkok melaksanakan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di SDN 001 Barong Tongkok, Selasa 18 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemerintah untuk memperkuat kekebalan tubuh anak melalui pemberian imunisasi secara gratis di sekolah.
Pelaksanaan BIAS dilakukan dalam dua periode setiap tahun, yakni Agustus dan November. Khusus Agustus, imunisasi yang diberikan berupa vaksin MR atau Measles-Rubella (campak-rubella) bagi siswa kelas 1 SD. Imunisasi tersebut bertujuan memberikan perlindungan terhadap penyakit campak dan rubella yang dapat menimbulkan komplikasi serius.
Vaksin MR diberikan setelah petugas kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi siswa. Anak yang mengalami kondisi tertentu, seperti demam tinggi, gangguan sistem kekebalan tubuh, alergi terhadap komponen vaksin, atau kondisi medis tertentu, dapat disarankan menunda imunisasi hingga kondisi kesehatannya membaik.
Hal tersebut juga diterapkan kepada sejumlah siswa kelas 1 SDN 001 Barong Tongkok. Beberapa anak yang mengalami batuk dan pilek diperiksa terlebih dahulu oleh petugas kesehatan. Setelah dilakukan pemeriksaan, sebagian siswa disarankan menunda imunisasi karena kondisi tubuh belum memungkinkan. Imunisasi dapat dilanjutkan di puskesmas terdekat setelah kondisi anak membaik.
Pelaksanaan BIAS turut melibatkan orang tua atau wali murid yang diundang untuk mendampingi anak selama proses imunisasi. Kehadiran orang tua dinilai membantu memberikan rasa aman kepada anak yang merasa takut atau cemas saat menjalani vaksinasi.
“Saya mendukung program pemerintah yang bagus ini untuk kesehatan anak saya. Saya juga berterima kasih kepada pihak sekolah sudah mengundang saya sebagai orang tua agar saya dapat mendampingi dan memberikan dukungan untuk anak saya. Namanya anak-anak kebanyakan takut disuntik. Mereka akan tenang dan merasa dilindungi saat ada orang yang mereka sayangi di samping mereka,” ucap salah seorang orang tua, Ita.
Usai imunisasi, anak dapat mengalami efek samping ringan, seperti nyeri atau rasa tidak nyaman di area bekas suntikan dan demam. Keluhan tersebut umumnya bersifat sementara. Orang tua dapat melakukan penanganan sesuai anjuran tenaga kesehatan dan segera berkonsultasi apabila muncul keluhan yang berat atau tidak kunjung membaik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....