Karhutla Hanguskan Setengah Hektare Lahan di Barong Tongkok

  • 03 Agt 2026 06:24 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan Gesaliq, Kelurahan Barong Tongkok, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Minggu 2 Agustus 2026. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kutai Barat bergerak cepat melakukan pemadaman sehingga api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam.

Peristiwa tersebut dilaporkan masyarakat kepada BPBD sekitar pukul 12.31 WITA setelah api terlihat membakar lahan belukar. Petugas kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 12.40 WITA dan tiba sekitar pukul 12.49 WITA untuk segera melakukan upaya pemadaman.

Berdasarkan laporan yang dibagikan petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim, Muriono, menyebutkan luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 0,5 hektare. Area yang terbakar merupakan lahan belukar dengan jenis tanah mineral dan berada pada areal penggunaan lain (APL).

Dalam penanganannya, tim TRC BPBD Kutai Barat langsung mengerahkan dua unit mobil slip-on untuk memadamkan api. Sumber air diperoleh dari sungai yang berjarak sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian dengan metode pengisian air dilakukan secara bergantian pada setiap kendaraan pemadam.

Penyebab kebakaran hingga kini masih belum diketahui. Petugas masih melakukan pendataan dan pemantauan di lokasi guna memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

Vegetasi yang terbakar didominasi tumbuhan paku-pakuan di lahan dengan kontur datar. Dampak yang ditimbulkan berupa rusaknya tanaman tumbuh milik warga di sekitar lokasi kebakaran.

Sebanyak tiga personel BPBD Kutai Barat bersama warga masyarakat terlibat dalam proses penanganan kebakaran tersebut. Kolaborasi ini mempercepat proses pemadaman sehingga api tidak meluas ke area lain.

Petugas berhasil menyelesaikan proses pemadaman sekitar pukul 13.26 WITA. Seluruh personel kembali dengan selamat setelah operasi penanganan selesai dilaksanakan, ucapnya.

Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama saat cuaca cerah. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....