Momentum Kemerdekaan, DPRD Kaltim Dorong Pemuda Kaltim yang Berdaya

  • 17 Agt 2026 15:53 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Fachlevi, mendorong penguatan kapasitas pemuda di Benua Etam untuk bisa mewujudkan visi besar menuju Indonesia Emas. Reza menyampaikan hal tersebut usai pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di GOR Kadrie Oening Sempaja Samarinda, Senin, 17 Agustus 2026.

Ia menilai, pemerintah pusat dan daerah memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas generasi muda di Kaltim. Karenanya, ia mendorong adanya upaya nyata.

"Kita berharap pemerintahan pusat dan pemerintahan daerah bisa meningkatkan pemberdayaan kapasitas pemuda untuk bisa berdaya saing dan berdiri secara mandiri ke depan," kata Reza.

Selain itu, Reza juga mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda, baik di tingkat Kalimantan Timur maupun nasional. Menurutnya, peningkatan indeks tersebut harus berjalan seiring dengan penguatan nilai sosial dan karakter generasi muda.

Sebab, ia menyoroti masih rendahnya kesadaran akan gotong royong pada jiwa generasi muda saat ini.

"Kondisi saat ini banyak sekali anak-anak muda kita yang nilai gotong-royongnya masih sangat rendah dan juga membahayakan bagaimana generasi muda saat ini hampir kurang lebih 60% sampai 70% tersangkut dengan narkoba," ucapnya, prihatin.

Reza menilai, persoalan narkoba perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak, terutama pemerintah, keluarga, dan lingkungan pendidikan. Sebab menurutnya, ancaman narkoba dapat menghambat potensi generasi muda dalam mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Karena itu, ia mendorong penguatan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, seperti di lingkungan sekolah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan anak yang sehat, produktif, dan memiliki daya saing.

"Dan inilah yang harus kita galakkan bagaimana ke depan Indonesia yang ibaratnya sudah darurat narkoba ini bebas terlepas dari narkoba," ujarnya.

Di sisi lain, Reza menilai peningkatan kualitas pendidikan juga menjadi bagian penting dalam membangun kapasitas pemuda. Ia pun mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur pendidikan, terutama berkaitan dengan sarana dan prasarana.

"Kita berharap bagaimana pemerataan pembangunan infrastruktur pendidikan mulai dari sarana prasarana, mulai dari sistem pendidikannya kemudian juga pengolahan dan penataan bagi sistem pendidikannya ini harus ditingkatkan kembali," kata dia, mengakhiri

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....