IKA Pakarti Kaltim Undang Masyarakat Saksikan Wayang Kulit Gratis Semalam Suntuk
- 22 Agt 2026 13:21 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Masyarakat Samarinda dan sekitarnya dapat menikmati hiburan rakyat berupa pagelaran wayang kulit semalam suntuk secara gratis. Pertunjukan tersebut menjadi puncak rangkaian peringatan Milad ke-23 Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi atau IKA Pakarti Kalimantan Timur yang digelar di Gelora Kadrie Oening Sempaja, pada Minggu 23 Agustus 2026.
Pagelaran akan mengangkat lakon Pandowo Mbangun Projo dengan Dalang Ki Aan Bagus Saputro. Sejumlah seniman turut terlibat dalam pertunjukan, di antaranya Karawitan Etam Laras Samarinda serta bintang tamu Gareng Pacitan.
Sekretaris DPP IKA Pakarti Kaltim, Bambang Pininto, mengatakan kegiatan tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa dipungut biaya. Panitia menargetkan sedikitnya seribu orang hadir untuk menyaksikan langsung pagelaran budaya tersebut.
“Kita dari IKA Pakarti mengajak semua untuk ikut menyaksikan pagelaran budaya semalam suntuk. Ini gratis dan kami targetkan sekitar 1.000 orang hadir,” kata Bambang saat ditemui pada Jumat 21 Agustus 2026.
Menurut Bambang, rangkaian Milad ke-23 juga menjadi momentum tasyakuran bagi kepengurusan baru IKA Pakarti Kaltim. Perayaan tersebut dikemas dalam bentuk gebyar budaya yang menampilkan beragam kesenian, mulai dari Reog, Barongsai, Jaranan hingga puncak pertunjukan wayang kulit.
Bambang menegaskan IKA Pakarti tidak ingin membatasi kegiatan budaya hanya untuk kalangan tertentu. Menurutnya, budaya Jawa dapat dinikmati oleh siapa pun, sama halnya dengan masyarakat yang berasal dari latar belakang berbeda dapat menikmati berbagai kesenian Nusantara lainnya.
“IKA Pakarti untuk semua, dalam tanda kutip tidak hanya orang Jawa. Budaya orang Jawa tidak hanya dilihat oleh orang Jawa, karena kita juga bisa menikmati budaya dari daerah lain,” ujarnya.
Bambang pun mengajak pendengar RRI dan masyarakat Kalimantan Timur untuk hadir meramaikan kegiatan tersebut. Kehadiran masyarakat diharapkan menjadi dukungan nyata terhadap keberlangsungan seni tradisional sekaligus memperkuat semangat keberagaman budaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....