Kemerdekaan Jadi Momentum Polres PPU Perkuat Pengabdian
- 17 Agt 2026 10:28 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Penajam Paser Utara – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum Polres Penajam Paser Utara memperkuat pengabdian dan kesiapsiagaan menjaga keamanan masyarakat.
Upacara digelar di halaman Mapolres PPU, Senin, 17 Agustus 2026, dipimpin Wakapolres PPU Kompol Roganda, S.H. selaku inspektur upacara dan diikuti pejabat utama, perwira, serta seluruh personel.
Momentum kemerdekaan tersebut tidak hanya diisi dengan penghormatan kepada para pahlawan. Jajaran Polres PPU juga kembali menegaskan tanggung jawab personel untuk menerjemahkan nilai perjuangan ke dalam pelayanan kepada masyarakat.
Dalam amanat Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara yang disampaikan Wakapolres Kompol Roganda, kemerdekaan harus diisi melalui pelaksanaan tugas yang profesional, berintegritas, dan humanis.
“Sebagai anggota Polri, kita memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui pelaksanaan tugas yang profesional, berintegritas, humanis dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Roganda.
Menurutnya, tantangan menjaga keamanan di PPU terus berkembang seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas pembangunan, pertumbuhan ekonomi, dan perkembangan teknologi.
Perubahan tersebut membuat pola gangguan keamanan juga perlu diantisipasi secara lebih dini. Personel tidak cukup hanya bertindak ketika gangguan sudah terjadi, tetapi dituntut membaca potensi kerawanan sebelum berkembang menjadi persoalan.
Karena itu, jajaran Polres PPU diarahkan memperkuat deteksi dini, pencegahan, patroli, serta komunikasi dengan masyarakat. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban secara berkelanjutan.
“Jangan menunggu gangguan kamtibmas terjadi. Kenali potensi kerawanan, bangun komunikasi dengan masyarakat dan lakukan langkah-langkah pencegahan secara tepat,” ucapnya.
Pesan tersebut sekaligus menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan. Informasi dari lingkungan menjadi salah satu modal bagi kepolisian untuk mengetahui persoalan sejak awal dan menentukan langkah penanganan.
Selain kesiapsiagaan, personel juga diingatkan memegang teguh Tribrata dan Catur Prasetya. Disiplin, integritas, dan profesionalisme diminta menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas.
Polres PPU juga menekankan pentingnya membangun kerja bersama dengan berbagai unsur. Pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, dunia usaha, media, hingga masyarakat memiliki peran dalam menjaga kondisi wilayah.
“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Polri tidak dapat bekerja sendiri. Karena itu, sinergitas dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat untuk menciptakan situasi yang aman, tertib dan kondusif,” kata Roganda.
Bagi Polres PPU, peringatan kemerdekaan menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum. Kehadiran personel juga dituntut memberikan rasa aman, pelayanan yang baik, serta mendukung masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Rangkaian upacara berlangsung khidmat melalui pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, serta Pembukaan UUD 1945. Seluruh kegiatan selesai sekitar pukul 08.20 WITA dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.
Semangat kemerdekaan tersebut selanjutnya diarahkan menjadi energi bagi personel Polres PPU untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Di tengah perkembangan Kabupaten PPU, keamanan menjadi bagian penting agar aktivitas masyarakat dan pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....