14 Rumah Terbakar di Muara Bengkal Ulu, 46 Jiwa Terdampak

  • 17 Agt 2026 08:08 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kutai Timur - Sebanyak 14 rumah di RT 04 Desa Muara Bengkal Ulu, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur, terbakar pada Minggu, 16 Agustus 2026 dini hari. Kebakaran berlangsung sekitar dua jam dan diduga sementara dipicu korsleting listrik.

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WITA. Api diketahui warga setelah membesar sehingga dengan cepat merambat ke sejumlah rumah di sekitar lokasi.

“Api diketahui warga setelah kondisinya sudah membesar. Akibatnya, api dengan cepat merambat ke sejumlah rumah di sekitar lokasi,” kata Muriono.

Dalam kejadian tersebut, sebanyak 14 rumah dilaporkan ludes terbakar. Selain itu, tiga rumah lainnya mengalami kerusakan ringan akibat peristiwa tersebut.

Data sementara mencatat 18 kepala keluarga atau 46 jiwa berada di kawasan terdampak. Dari jumlah tersebut, tiga kepala keluarga tercatat terdampak langsung akibat kebakaran.

Selain rumah warga, lima rumah burung juga dilaporkan habis terbakar. Kebakaran turut menyebabkan berbagai barang milik warga yang berada di dalam rumah ikut hangus.

Barang yang terbakar meliputi perabot rumah tangga dan sejumlah peralatan elektronik. Di antaranya televisi, mesin cuci, kipas angin, pakaian sehari-hari, pakaian sekolah, serta perlengkapan sekolah.

Sejumlah dokumen penting milik warga juga ikut terbakar. Dokumen tersebut antara lain kartu ATM, berkas kependudukan, ijazah sekolah, dan dokumen penting lainnya.

“Uang tunai yang menjadi tabungan warga juga dilaporkan ikut terbakar dalam kejadian tersebut,” ujar Muriono.

Berdasarkan laporan sementara, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, namun kronologi pasti munculnya api belum diketahui.

Warga dan tetangga baru menyadari kebakaran setelah api membesar. Kondisi tersebut membuat api cepat meluas hingga mengakibatkan belasan rumah rusak berat dan hangus terbakar.

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga laporan terakhir, korban jiwa tercatat nihil dan pendataan dampak serta kerugian warga masih dilakukan.

BPBD terus memantau kondisi warga terdampak dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Penanganan lanjutan dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga yang kehilangan tempat tinggal dan barang penting akibat kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....