Tiga Titik Karhutla Paser Berhasil Ditangani Tim Gabungan

  • 17 Agt 2026 07:51 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Paser - Tiga titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Sabtu, 15 Agustus 2026. Tim gabungan berhasil menangani seluruh titik api yang tersebar di Kecamatan Tanah Grogot dan Pasir Belengkong.

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim, Muriono, menyebutkan tiga lokasi kebakaran tersebut. Lokasinya berada di Desa Senaken, Desa Seniung Jaya, dan Jalan Poros Desa Janju.

“Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Paser, terdapat tiga titik kebakaran yang ditangani tim gabungan,” kata Muriono.

Kebakaran pertama dilaporkan sekitar pukul 14.00 WITA di Gang Andi Ali 3 RT 11 Desa Senaken. Tim terpadu karhutla mendeteksi asap tebal dari arah Desa Sungai Tuak dan Desa Senaken.

“Lahan yang terbakar berupa semak belukar di area pepohonan kayu gelam. Luas area terdampak diperkirakan mencapai 2,9 hektare,” ujarnya.

Tim kemudian melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke kawasan sekitar. Penanganan dilakukan secara terpadu bersama unsur pemadam dan relawan.

Kebakaran kedua dilaporkan sekitar pukul 17.00 WITA di Desa Seniung Jaya RT 11 RW 05. Lokasi tersebut berada di Kecamatan Pasir Belengkong dan langsung ditangani tim setelah menerima laporan.

“Pada titik kedua, lahan yang terbakar merupakan semak belukar dan material kayu dengan luas sekitar 2,5 hektare,” kata Muriono.

Lahan yang terbakar diketahui milik warga bernama Sahrul. Setelah menerima informasi tersebut, tim bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas.

Sementara itu, titik kebakaran ketiga ditemukan sekitar pukul 17.30 WITA di Jalan Poros Desa Janju. Lokasi tersebut berada di Kecamatan Tanah Grogot dan pertama kali diketahui warga yang melintas.

“Area yang terbakar pada titik ketiga berupa semak belukar dan material kayu dengan luas sekitar 0,5 hektare,” ujarnya.

Tim terpadu karhutla kemudian melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke lahan lain. Upaya tersebut juga dilakukan untuk melindungi kawasan permukiman di sekitar lokasi.

Penanganan melibatkan BPBD Kabupaten Paser dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Paser. Unsur lainnya terdiri atas Damkar Kecamatan Pasir Belengkong, Babinsa, Satpol PP, Satlinmas, Sekawan Rescue, relawan, dan masyarakat.

Pusdalops BPBD Kabupaten Paser turut melakukan kaji cepat serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Hingga laporan terakhir, seluruh titik kebakaran berhasil ditangani dan masih dalam pemantauan.

“Ketiga lokasi kebakaran sudah berhasil ditangani. Namun, pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak terjadi penyalaan kembali,” kata Muriono.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya angin kencang, keterbatasan sumber air, serta kesulitan menentukan luasan lahan terbakar.

“Kendala yang dihadapi antara lain angin kencang yang membuat api cepat meluas dan keterbatasan sumber air,” ujarnya.

Selain itu, akses menuju salah satu lokasi kebakaran cukup sulit dilalui kendaraan. Kondisi tersebut menyulitkan mobilitas petugas menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kondisi cuaca saat penanganan dilaporkan cerah berawan. BPBD Kabupaten Paser mengingatkan masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap. Langkah cepat diperlukan untuk mencegah kebakaran berkembang dan meluas menjadi karhutla.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....