Angin Kencang Hambat Pemadaman Karhutla di Laburan

  • 14 Agt 2026 08:09 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di areal perkebunan sawit masyarakat di Desa Laburan, Kecamatan Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Kamis 13 Agustus 2026 sekitar pukul 15.00 WITA.

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Paser yang disampaikan petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim, Muriono, kebakaran tersebut membakar semak belukar dan material kayu dengan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai 1,5 hektare.

Informasi awal mengenai kebakaran diterima dari Ismail, petugas patroli api PT BIM dan PT PPS. Sekitar pukul 15.23 WITA, petugas melaporkan adanya titik asap di areal sawit masyarakat di Desa Laburan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Fire Brigade PT BIM dan PT PPS langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Tim melakukan pemadaman menggunakan peralatan lengkap dan berupaya mencegah api meluas ke lahan yang belum terbakar.

Proses pemadaman berlangsung hingga malam hari. Berdasarkan laporan, kegiatan pemadaman dilakukan hingga sekitar pukul 21.30 WITA dan api berhasil dipadamkan.

“Material yang terbakar berupa semak belukar dan material kayu. Penyebab kebakaran sampai saat ini belum diketahui,” demikian laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Paser, ujarnya.

Dalam penanganan kejadian tersebut, personel Fire Brigade PT BIM dan PT PPS turut dibantu Kelompok Tani Peduli Api Desa Laburan. Tim mengerahkan satu unit PMK, tiga unit Pompa Mini Strike, 15 roll selang, serta dua nozzle TFT.

Mobilisasi personel dan peralatan dilakukan menggunakan kendaraan Hilux milik PT BIM dan PT PPS. Sementara itu, ketersediaan sumber air untuk mendukung proses pemadaman dilaporkan masih mencukupi dari kanal milik PT BIM.

Petugas menghadapi sejumlah kendala selama proses pemadaman, terutama kondisi angin yang cukup kencang dan material di lokasi yang mudah terbakar. Kondisi tersebut berpotensi membuat api kembali meluas sehingga petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di area terdampak.

Pusdalops BPBD Kabupaten Paser juga melakukan asesmen terhadap lokasi kejadian untuk memastikan kondisi terkini. Berdasarkan hasil penanganan, api telah padam dan tidak ada laporan korban maupun kerugian material akibat kejadian tersebut.

Kondisi cuaca di lokasi secara visual dilaporkan cerah dan berdasarkan informasi BMKG juga berada dalam kondisi cerah. Petugas tetap mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama pada lahan yang memiliki material kering dan mudah terbakar.

BPBD Kabupaten Paser bersama unsur terkait terus mendorong masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Pencegahan dinilai penting untuk mengurangi risiko kebakaran meluas, khususnya ketika kondisi angin mendukung penyebaran api.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....