Setengah Hektare Lahan Terbakar di Tanah Grogot

  • 12 Agt 2026 06:43 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Jalan Taman Jalin RT 06, Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Senin 10 Agustus 2026 sekitar pukul 17.30 WITA. Kebakaran menghanguskan sekitar setengah hektare lahan yang ditumbuhi pepohonan kayu dan semak belukar.

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Paser menyebutkan, kejadian tersebut terpantau dan kemudian dilaporkan masyarakat kepada petugas melalui sambungan telepon.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Paser bersama Tim Terpadu Karhutla segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pemadaman api.

Setibanya di lokasi, tim gabungan langsung melaksanakan proses pemadaman menggunakan peralatan dan perlengkapan yang tersedia. Penanganan dilakukan secara cepat untuk mencegah api merembet dan meluas ke lahan di sekitarnya.

"Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, material yang terbakar berupa pepohonan kayu dan semak belukar. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 0,5 hektare," katanya.

Hingga laporan tersebut disusun, pemilik lahan yang terbakar belum diketahui. Petugas juga terus melakukan upaya penanganan untuk memastikan api tidak kembali menyala dan menjalar ke area yang belum terbakar.

Tim gabungan yang terlibat dalam penanganan karhutla terdiri dari BPBD Kabupaten Paser, Satpol PP/Linmas Kabupaten Paser, serta masyarakat. Mereka bersama-sama berupaya memadamkan api dan melakukan pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala berupa keterbatasan selang yang digunakan untuk menjangkau titik api. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan bagi tim dalam melakukan pemadaman secara maksimal.

Pusdalops BPBD Kabupaten Paser juga melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait sebagai bagian dari penanganan kejadian karhutla tersebut.

Saat kejadian berlangsung, kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah berawan berdasarkan informasi BMKG dan pengamatan visual. Kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam penanganan kebakaran lahan.

BPBD Kabupaten Paser mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi yang berpotensi menyebabkan api cepat menyebar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayahnya.

Upaya pencegahan karhutla dinilai penting dilakukan secara bersama-sama, mulai dari masyarakat, komunitas hingga pemerintah daerah. Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga lingkungan sekaligus mengurangi risiko kebakaran meluas.

BPBD Kabupaten Paser mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....