Pemprov Kaltim Terima Kembali Pengelolaan Kompleks Mal Lembuswana
- 08 Agt 2026 09:09 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menerima kembali pengelolaan kompleks Mal Lembuswana Samarinda dari PT Cipta Indah Sumina Satresna. Serah terima pembangunan kompleks Mal Lembuswana dan sejumlah fasilitas penunjang tersebut berlangsung Jumat, 7 Agustus 2026.
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengatakan, serah terima tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah Mal Lembuswana yang telah hadir selama sekitar 30 tahun. Menurutnya, kawasan tersebut menjadi salah satu pusat perdagangan dan aktivitas masyarakat yang telah dikenal luas di Kalimantan Timur.
“Kita mungkin tidak menyadari bahwa hari ini kitalah yang menjadi saksi sejarah. Mungkin 30 tahun yang lalu kita juga menjadi saksi sejarah bagaimana di Samarinda berdiri mal yang pertama yaitu Mal Lembuswana,” kata Sri Wahyuni.
Sri menjelaskan, setelah kerja sama dengan PT Cipta Indah Sumina Satresna berakhir, pengelolaan aset akan memasuki babak baru. Pemerintah Provinsi Kaltim akan menitipkan pengelolaan Mal Lembuswana kepada Perusda Melati Bhakti Satya atau MBS.
Menurut Sri, pengelolaan melalui perusahaan daerah diperlukan karena pemerintah provinsi tidak dapat menjalankan kegiatan bisnis secara langsung. MBS dinilai memiliki bidang usaha yang memungkinkan pengelolaan berbagai aset dan usaha milik daerah.
Sri menilai, pengembalian pengelolaan Mal Lembuswana juga dapat membuka ruang fiskal baru bagi Pemerintah Provinsi Kaltim di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Aset tersebut diharapkan dapat dikelola secara optimal sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.
“Di tengah kondisi daerah saat ini, di tengah efisiensi, tentu kita memiliki harapan besar bahwa penyerahan kembali kawasan Mal Lembuswana ini kepada pemerintah daerah akan memberikan ruang-ruang fiskal baru yang lebih kuat, yang lebih besar bagi Pemerintah Provinsi Kaltim,” ujarnya.
Sri menegaskan, transisi pengelolaan tidak boleh menghilangkan nilai sejarah Mal Lembuswana. Sebaliknya, aset tersebut akan diarahkan untuk tetap menjadi pusat perdagangan sekaligus aktivitas masyarakat, sehingga keberadaannya dapat memberikan kontribusi terhadap pergerakan ekonomi Kalimantan Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....