Samarinda Ubah Lahan Eks Tambang Menjadi Kawasan Pertanian Produktif
- 08 Agt 2026 07:34 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Lahan eks tambang di Kota Samarinda mulai menunjukkan potensi sebagai kawasan pertanian produktif. Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyebut sejumlah lokasi bekas tambang telah berhasil dimanfaatkan untuk budidaya jagung, sekaligus membuka peluang pengembangan komoditas hortikultura lainnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda Muhammad Darham kepada rri.co.id Sabtu 8 Agustus 2026 mengatakan, hingga saat ini pemerintah masih memprioritaskan pemanfaatan lahan eks tambang untuk budidaya jagung. Tanaman tersebut dinilai mampu beradaptasi dengan kondisi lahan pascatambang dan memberikan hasil yang cukup baik.
"Kalau eks tambang, sementara ini kita fokus ke jagung. Alhamdulillah dari segi hortiknya bisa berhasil," kata Darham saat diwawancarai RRI.
Menurutnya, keberhasilan tersebut dapat dilihat di kawasan Makroman dan Mugirejo, khususnya wilayah Mugirejo Dalam. Kedua lokasi itu menjadi contoh bahwa lahan yang sebelumnya dimanfaatkan untuk aktivitas pertambangan masih memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi lahan pertanian produktif melalui pengelolaan yang tepat.
Tidak hanya jagung, DKPP Samarinda juga mulai melakukan berbagai uji coba penanaman komoditas hortikultura lainnya. Di antaranya semangka dan melon yang dibudidayakan langsung di lahan terbuka, tanpa menggunakan sistem rumah kaca.
"Kita juga mencoba tanaman yang lainnya seperti semangka dan melon. Penanamannya di ruang terbuka seperti budidaya melon pada umumnya," ujarnya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mencari komoditas yang paling sesuai dengan karakteristik lahan eks tambang. Selain meningkatkan produktivitas lahan, diversifikasi tanaman diharapkan mampu memberikan nilai ekonomi lebih besar bagi petani.
Pemanfaatan lahan pascatambang juga sejalan dengan upaya rehabilitasi kawasan yang sebelumnya mengalami perubahan bentang alam akibat aktivitas pertambangan. Melalui pendekatan pertanian produktif, lahan yang semula tidak termanfaatkan dapat kembali menghasilkan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
Keberhasilan budidaya jagung di Makroman dan Mugirejo menjadi perkembangan penting dari program yang telah dirintis Pemerintah Kota Samarinda beberapa tahun terakhir. Saat itu, lahan eks tambang mulai diuji sebagai lokasi penanaman jagung untuk melihat tingkat keberhasilan tanaman beradaptasi pada kondisi tanah pascatambang.
Kini, hasil positif tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk terus mengembangkan pemanfaatan lahan eks tambang sebagai kawasan pertanian produktif. Dengan pendampingan teknologi budidaya dan pemilihan komoditas yang tepat, lahan pascatambang diharapkan tidak hanya mendukung ketersediaan pangan lokal, tetapi juga menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat serta memperkuat pembangunan pertanian yang berkelanjutan di Kota Samarinda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....