BPBD Catat 185 Kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan di Samarinda

  • 16 Sep 2026 13:23 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kota Samarinda telah mencapai 382,93 hektare dengan 185 kejadian yang tercatat hingga 14 September 2026.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Suwarso mengatakan wilayah Palaran menjadi kawasan dengan luasan lahan terbakar terbesar, disusul Sambutan dan Samarinda Utara.

“Kejadiannya 185 kali. Luasnya 382,93 hektar total yang terbakar,” kata Suwarso dalam hearing bersama Komisi III DPRD Kota Samarinda di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Samarinda, pada Selasa 15 September 2026.

Berdasarkan data BPBD, luas lahan terbakar di Palaran mencapai sekitar 149 hektare, Sambutan 125 hektare, dan Samarinda Utara sekitar 61 hektare. Sejumlah lokasi juga dilaporkan mengalami kebakaran berulang dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Suwarso, saat menjelaskan jumlah kejadian kebakaran. (foto: RRI/zul)

Suwarso menduga sebagian besar kejadian karhutla di Samarinda masih berkaitan dengan aktivitas perorangan. Namun, ia menegaskan dugaan tersebut masih membutuhkan pendalaman dan data dari aparat kepolisian untuk memastikan penyebab kebakaran.

Di sisi lain, kondisi kualitas udara di Samarinda sempat berada pada kategori tidak sehat, terutama pada pagi hari di sejumlah wilayah seperti Samarinda Utara, Sambutan, dan Palaran. "Kondisi tersebut kemudian membaik menjadi kategori sedang sekitar pukul 10.00 hingga 12.00 WITA," ujar Suwarso.

Suwarso meminta masyarakat tetap menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah dan menghemat penggunaan air selama masa kekeringan. Ia juga mengapresiasi langkah kepolisian yang telah melakukan penindakan terhadap sejumlah dugaan pelaku pembakaran lahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....