Mahasiswa Unmul Teliti Kampung Adat Mului Jaga Kelestarian Hutan Kalimantan

  • 31 Jul 2026 15:06 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Tim mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) meneliti Kampung Adat Mului, Desa Swan Slutung, Kabupaten Paser, untuk mengkaji peran kearifan lokal dalam menjaga kelestarian hutan adat. Penelitian tersebut dilakukan melalui Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM RSH) sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan di tengah ancaman deforestasi di Kalimantan Timur.

Ketua Tim PKM RSH Unmul, Rania Nabila, mengatakan Kampung Adat Mului dipilih karena masyarakatnya berhasil mempertahankan hutan adat seluas 7.727 hektare. Keberhasilan tersebut menjadi perhatian tim mengingat Kalimantan Timur masih menghadapi tantangan kehilangan tutupan hutan di sejumlah wilayah.

"Kampung Adat Mului menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat adat mampu menjaga kelestarian hutan melalui nilai-nilai yang diwariskan secara turun-temurun," kata Rania.

Selama 18 hari berada di lokasi penelitian, tim menggunakan metode mix method yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian melibatkan 40 responden dari berbagai kelompok usia untuk mengukur tingkat pengetahuan masyarakat tentang pelestarian hutan sekaligus mempelajari proses pewarisan nilai adat kepada generasi muda.

Selain survei kepada masyarakat, tim juga melakukan wawancara dengan kepala adat dan anggota patroli hutan untuk menggali praktik pengelolaan serta perlindungan kawasan hutan adat yang telah diterapkan selama bertahun-tahun.

Anggota tim PKM RSH Unmul, Febriansyah, mengatakan pengalaman tinggal langsung di Kampung Adat Mului yang berada di kawasan kaki Gunung Lumut memberikan banyak pembelajaran mengenai hubungan masyarakat dengan alam.

"Kesadaran masyarakat dalam menjaga hutan sangat kuat karena hutan dipandang sebagai bagian dari kehidupan dan identitas budaya yang harus tetap dilestarikan," ujarnya.

Melalui penelitian tersebut, tim berharap hasil riset dapat menjadi referensi bagi pemerintah dalam memperkuat kebijakan perlindungan hutan berbasis masyarakat adat. Mereka juga berharap praktik pelestarian yang dilakukan masyarakat Mului dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menjaga keberlanjutan hutan di Kalimantan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....