Puluhan Klien Pemasyarakatan di Balikpapan Gotong Royong Membersihkan Sekolah
- 23 Jul 2026 06:53 WIB
- Samarinda
RRI CO.ID, Balikpapan — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Balikpapan menggelar puncak peringatan melalui program edukatif dan aksi sosial di SMK Negeri 1 Balikpapan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata Bapas dalam memaksimalkan peran Griya Abhipraya Barusila sebagai wadah pemberdayaan kemandirian serta reintegrasi sosial bagi klien pemasyarakatan.
Mengusung konsep edukasi dan aksi nyata, para klien pemasyarakatan bergotong royong membersihkan dan menata lingkungan sekolah. Aksi ini menjadi sarana penting untuk memulihkan hubungan sosial, sehingga klien diharapkan mampu berkontribusi positif dan diterima kembali oleh masyarakat luas.
Selain aksi sosial, kegiatan ini juga dirangkai dengan program pembinaan kewirausahaan yang menggandeng akademisi dari Universitas Mulia Balikpapan. Para klien pemasyarakatan mendapatkan wawasan dan pelatihan bisnis strategis agar memiliki keterampilan bernilai ekonomi tinggi. Bimbingan ini sejalan dengan program pembimbingan intensif yang konsisten dijalankan oleh Griya Abhipraya Barusila. Selain itu, pembicara dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan juga memaparkan materi terkait pembinaan dan pengawasan kepada klien Bapas Kelas I Balikpapan.
Kepala Bapas Kelas I Balikpapan, Deddy Eduar Eka, menegaskan kesuksesan pembinaan dan perlindungan bagi klien bukanlah tanggung jawab penegak hukum semata. Sinergi lintas sektor yang melibatkan dunia pendidikan, perguruan tinggi, korporasi (seperti AFR Sepinggan Group), dan masyarakat luas menjadi kunci utama untuk mencetak pribadi yang tangguh dan mandiri.
"Kami mengumpulkan 30 klien untuk mendapatkan bimbingan dari akademisi Fakultas Ekonomi Universitas Mulia, sehingga mereka dapat membuka bisnis atau usaha baru yang relevan dengan kondisi Indonesia saat ini," ujarnya pada Rabu, 22 Juli 2026.
Kepala SMK Negeri 1 Balikpapan, Suparman, memberikan apresiasi terhadap langkah Bapas Kelas I Balikpapan yang berkolaborasi di lingkungan sekolah. "Kami memiliki lahan seluas 4,5 hektare dan rumputnya sering kali cepat tumbuh. Oleh karena itu, kerja sosial yang diadakan ini sangat membantu. Semoga para klien yang sudah kembali ke masyarakat bisa bersungguh-sungguh dan bertobat nasuha," ujarnya.
Salah satu pemateri, Kanit Bhabinkamtibmas Satbinmas Polresta Balikpapan, Iptu Dadang, mengatakan pemberian arahan kepada klien Bapas Kelas I Balikpapan bertujuan untuk mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat. "Pihak kepolisian sudah beberapa kali mengadakan kegiatan seperti ini bersama Bapas," ucap Dadang.
Dadang menambahkan setelah klien Bapas Kelas I Balikpapan kembali ke masyarakat, pengawasan akan tetap dilakukan. Hal ini sesuai dengan kerja sama antara pihak kepolisian dan Bapas melalui 34 personel Bhabinkamtibmas yang tersebar di seluruh Kota Balikpapan.
Melalui program yang digagas ini, Bapas Balikpapan membuktikan setiap individu memiliki hak dan kesempatan kedua untuk terus berkembang, berkarya, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....