Dispar Kaltim Andalkan Data untuk Tentukan Subsektor Ekonomi Kreatif Prioritas

  • 22 Jul 2026 12:59 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan menggunakan data sebagai dasar dalam menentukan subsektor ekonomi kreatif yang menjadi prioritas pengembangan. Langkah tersebut dilakukan agar kebijakan yang disusun benar-benar sesuai dengan potensi pelaku ekonomi kreatif di daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menegaskan pemerintah tidak dapat menentukan sektor unggulan hanya berdasarkan keinginan pemerintah maupun pimpinan daerah. Penetapan tersebut harus didukung database yang kuat dan kondisi nyata di lapangan.

“Kita tidak bisa menentukan itu sesuai keinginan kita atau sesuai keinginan pimpinan. Kita harus menggali itu berdasarkan database,” kata Muhammad Faisal dalam kegiatan penguatan penyusunan RINDEKRAFDA Kaltim 2026-2030 di Temindung Creative Hub, Rabu 22 Juli 2026.

Faisal menjelaskan, sejumlah daerah di Kaltim telah memiliki subsektor ekonomi kreatif yang menjadi kekuatan masing-masing. Balikpapan, misalnya, telah ditetapkan sebagai kota kreatif dengan subsektor aplikasi dan permainan, sementara Kutai Kartanegara memiliki seni pertunjukan dan Samarinda memiliki subsektor musik.

Potensi tersebut akan menjadi dasar awal untuk menentukan subsektor yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Pemerintah kemudian akan melihat pelaku terbaik di masing-masing subsektor untuk didorong naik kelas ke tingkat nasional maupun internasional.

“Setelah itu kita buat skala prioritas lagi. Siapa yang terbaik di subsektor itu, mana yang bisa kita dorong untuk maju naik kelas ke nasional atau ke internasional,” ujarnya.

Namun, Faisal mengingatkan data ekonomi kreatif harus terus diperbarui karena kondisi dan tren dapat berubah dalam waktu singkat. Menurutnya, perubahan dalam dua hingga tiga tahun saja dapat memengaruhi skala prioritas pengembangan subsektor ekonomi kreatif di Kalimantan Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....