Satu Rumah di Petung Terbakar, Gedung Perbankan Ikut Terdampak

  • 18 Jul 2026 15:17 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Penajam - Kebakaran melanda kawasan permukiman di RT 22, Jalan Provinsi Km 17, depan Kompi, Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sabtu 18 Juli 2026 dini hari. Peristiwa yang dilaporkan sekitar pukul 03.30 WITA itu mengakibatkan satu unit rumah berbahan kayu rusak berat serta berdampak pada bangunan Bank BTN di sekitar lokasi.

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, menyampaikan berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 03.25 WITA. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian, ujarnya.

Rumah yang terbakar merupakan bangunan berbahan kayu berukuran sekitar 8 x 25 meter milik Kamarudin (34), yang difungsikan sebagai rumah kontrakan. Akibat kobaran api, bangunan tersebut mengalami kerusakan berat.

Selain menghanguskan rumah, kebakaran juga menyebabkan satu unit fasilitas umum berupa bangunan Bank BTN mengalami kerusakan sedang akibat terdampak panas dan kobaran api.

Dalam kejadian ini, terdapat satu keluarga penyewa yang terdampak, yakni Rahessa Erra Graha (40), Patmawati (34), Zahra Azizah (18), Azzam Bilfaqih (14), dan Saiqa Nasyauqi (7). Seluruh korban merupakan warga Kelurahan Girimukti, Kecamatan Penajam, dengan total satu kepala keluarga atau lima jiwa.

Insiden kebakaran juga menyebabkan bangunan Bank BTN di sekitar lokasi mengalami kerusakan sedang, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (Foto: BPBD PPU)

Muriono menjelaskan, setelah laporan diterima, BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dan mengerahkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

"Proses pemadaman dan pendinginan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari DPKP Pos Penajam, Petung, Waru, dan Babulu, BPBD PPU, Brigade Karlabun Distan PPU, Polres PPU, Satlantas, Polsek Penajam, Pospol Petung, Satpol PP, PLN Petung, aparat kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT, serta dibantu warga setempat," katanya.

Sedikitnya belasan armada diterjunkan dalam operasi tersebut, di antaranya mobil pemadam kebakaran, mobil tangki BPBD, mobil operasional, mobil AWC Polres PPU, hingga kendaraan operasional dari berbagai instansi pendukung untuk mempercepat pengendalian api.

Setelah api berhasil dipadamkan, tim BPBD PPU melakukan pendataan terhadap korban terdampak serta pemeriksaan kondisi lokasi. Penanganan dan proses pendinginan dinyatakan selesai, kemudian seluruh personel gabungan kembali ke pos masing-masing. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....