Kebakaran Lahan Satu Hektare Terjadi di Perkebunan Sawit Paser

  • 17 Jul 2026 06:31 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran lahan seluas kurang lebih satu hektare terjadi di kawasan perkebunan kelapa sawit di Jalan Poros Desa Damit, perbatasan RT 03 dan RT 11, Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Kamis 16 Juli 2026 sekitar pukul 15.00 WITA. Peristiwa tersebut langsung ditangani BPBD Kabupaten Paser bersama tim gabungan.

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, mengatakan informasi kejadian diterima dari BPBD Kabupaten Paser setelah adanya laporan masyarakat mengenai kebakaran lahan di area perkebunan kelapa sawit milik Toni.

Berdasarkan laporan, kebakaran bermula ketika seorang pekerja kebun membakar pelepah kelapa sawit. Namun, api kemudian merembet ke semak belukar dan pohon kelapa sawit yang telah mati sehingga meluas ke lahan di sekitarnya.

"Laporan diterima dari Bapak Yuswanto yang datang ke kantor BPBD Kabupaten Paser untuk meminta bantuan pemadaman setelah api merembet ke lahan yang belum terbakar. Dua unit mobil BPBD kemudian langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian," ujar Muriono.

Setibanya di lokasi, petugas BPBD Kabupaten Paser bersama koordinator kebun, pekerja kebun, dan masyarakat sekitar segera melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan lengkap. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas ke area perkebunan lainnya.

Selain melakukan pemadaman, Pusdalops BPBD Kabupaten Paser juga melaksanakan kaji cepat di lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan penanganan berlangsung optimal," katanya.

Lahan yang terbakar didominasi semak belukar serta pohon kelapa sawit yang telah mati dengan estimasi luas mencapai sekitar satu hektare. Kondisi cuaca yang cerah saat kejadian menjadi perhatian petugas agar api tidak semakin meluas.

Dalam operasi penanganan kebakaran tersebut, BPBD Kabupaten Paser mengerahkan dua unit mobil pemadam. Unsur yang terlibat meliputi BPBD Kabupaten Paser, koordinator kebun, para pekerja kebun, dan masyarakat sekitar yang turut membantu proses pemadaman.

Muriono mengimbau masyarakat, khususnya para pengelola dan pekerja perkebunan, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas, terutama saat cuaca cerah dan kondisi vegetasi kering," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....