Bom Perang Dunia II di Balikpapan Berhasil Diamankan Tim Gegana

  • 13 Jul 2026 07:59 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan - Sebuah bom militer aktif sisa peninggalan Perang Dunia II ditemukan di kawasan padat penduduk di Jalan A. Yani, RT 58 No. 21, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah. Menanggapi ancaman tersebut, Tim Subden Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimobda Kaltim bergerak cepat mengevakuasi proyektil berbahaya tersebut pada Minggu malam, 12 Juli 2026.

Penemuan benda berhulu ledak ini bermula saat dua pekerja bangunan, Subakir dan Anto, sedang menggali fondasi rumah pada pukul 15.30 WITA. Mereka terkejut menemukan besi besar berbentuk proyektil dengan panjang 59 sentimeter, diameter 16 sentimeter, dan bobot mencapai 50 kilogram. Sadar akan bahaya, temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak berwajib.

Dipimpin oleh Ipda Harmoko, Tim Jibom tiba di lokasi dan mulai melakukan proses evakuasi pada pukul 19.30 WITA. Mengingat kondisi pemicu (fuse) yang dinyatakan masih aktif, petugas menerapkan prosedur pengamanan ketat menggunakan selimut bom (bomb blanket) sebelum mengangkutnya ke Mako Satbrimobda Kaltim.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Ronny Suseno, menegaskan bahan peledak militer tetap memiliki risiko tinggi meskipun telah tertimbun selama puluhan tahun.

"Proyektil ini memiliki daya ledak tinggi dan berpotensi menimbulkan fatalitas besar jika terkena benturan atau suhu ekstrem, terlebih lokasinya berada di permukiman padat. Kecepatan dan ketepatan evakuasi menjadi prioritas utama kami untuk menjamin keselamatan warga," ujar Kombes Pol. Ronny Suseno.

Proses pengamanan berjalan lancar sesuai standar operasional baku (SOP). Tepat pada pukul 21.00 WITA, proyektil berhasil diamankan ke dalam treler bom (bomb trailer) penyimpanan sementara, disusul dengan penyerahan berita acara di Polres Balikpapan.

Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, mengingatkan masyarakat bahwa Kota Balikpapan memiliki rekam jejak sejarah yang kuat sebagai medan pertempuran Perang Dunia II. Oleh karena itu, potensi penemuan senjata militer serupa masih cukup tinggi.

"Kami mengimbau warga yang menemukan benda mencurigakan untuk tidak menyentuh atau memindahkannya sendiri. Segera lapor ke Bhabinkamtibmas setempat demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata AKP Nugroho.

Berkat respons taktis dari jajaran Brimob Kaltim melalui semangat "Gegana Presisi Untuk Masyarakat," situasi di sekitar lokasi penemuan kini dipastikan telah kembali aman dan kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....