BKPSDM Samarinda Sosialisasikan Sistem Pelaporan Lingkungan Terintegrasi
- 11 Jul 2026 08:41 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Samarinda menggelar Webinar Jum’at ASN Bebaya 8 dengan tema “Layanan Pengaduan Permasalahan Lingkungan Hidup” pada Jumat 10 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi aparatur sipil negara mengenai pentingnya peran masyarakat dan pemerintah dalam penanganan persoalan lingkungan secara cepat dan terintegrasi.
Webinar menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Lili Yulianti, serta diikuti ASN dari berbagai perangkat daerah. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai mekanisme pengaduan lingkungan yang dapat dimanfaatkan untuk melaporkan berbagai persoalan di wilayah masing-masing.
Pengadministrasi Perkantoran Bidang Mutasi BKPSDM Samarinda, Miftahul Jannah, mengatakan perkembangan Kota Samarinda membawa tantangan lingkungan yang semakin kompleks. Menurutnya, persoalan persampahan, kebersihan drainase, hingga pencemaran lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kota Samarinda terus bergerak maju. Namun kemajuan sebuah kota tidak lepas dari tantangan lingkungan yang dihadapi sehari-hari mulai dari masalah persampahan, kebersihan drainase hingga isu pencemaran lingkungan lainnya,” ujar Miftahul Jannah saat membuka webinar.
Miftahul menjelaskan, Pemerintah Kota Samarinda kini menghadirkan sistem pelaporan terintegrasi sebagai terobosan untuk mempercepat penanganan aduan lingkungan. Sistem tersebut dirancang agar laporan warga dapat diterima, dipantau, dan ditindaklanjuti oleh instansi terkait secara lebih efektif.
“Fokus utama kita hari ini adalah bagaimana sistem pelaporan terintegrasi ini menjadi jembatan dan solusi nyata bagi layanan pengaduan permasalahan lingkungan hidup,” katanya.
Menurut Miftahul, keberadaan sistem tersebut memberi ruang lebih besar bagi masyarakat untuk berpartisipasi menjaga lingkungan kota. Warga tidak lagi hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengawasan dan perawatan lingkungan melalui pelaporan yang mudah diakses.
“Melalui sistem ini setiap warga kini punya kekuatan untuk menjaga dan merawat Kota Samarinda tercinta agar tetap bersih, sehat, tertib, dan berkelanjutan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....