Pemkot Samarinda Minta Program Tukar Sampah Berjalan Berkelanjutan
- 01 Jul 2026 13:29 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan seluruh program lingkungan hidup harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 yang digelar di kawasan Kampung Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang.
Menurut Andi Harun, salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan saat ini adalah masih adanya budaya formalitas dan basa-basi dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah. Karena itu, setiap inovasi yang diluncurkan harus dibuktikan melalui implementasi nyata dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
Andi menyoroti salah satu kegiatan dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup, yakni gerakan tukar sampah dengan sembako yang melibatkan masyarakat. Andi Harun mengapresiasi inovasi tersebut karena dinilai mampu mendorong kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sekaligus menunjukkan bahwa sampah memiliki nilai ekonomi.
Meski demikian, Andi Harun mengingatkan agar program tersebut tidak hanya dilaksanakan pada saat peringatan atau kegiatan seremonial saja. Menurutnya, keberhasilan sebuah program ditentukan oleh konsistensi pelaksanaan dan dampaknya dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
"Saya senang melihat aksi tukar sampah dengan sembako. Tetapi pertanyaan mendasarnya, apakah kegiatan ini akan berlanjut atau hanya dilakukan saat ada acara saja," kata Andi Harun. Rabu 1 Juli 2026.
Ia menegaskan tidak menyukai program yang terlihat baik di atas panggung, tetapi tidak berjalan dalam praktik sehari-hari. Menurutnya, pemerintah daerah harus berani mengevaluasi dan memastikan seluruh inovasi yang dilaksanakan benar-benar memberikan perubahan perilaku di masyarakat.
Andi Harun juga menekankan pentingnya mengurangi budaya basa-basi dalam birokrasi pemerintahan. Ia menilai berbagai slogan, kampanye, maupun kegiatan formal tidak akan berarti apabila tidak diikuti dengan tindakan nyata dan keteladanan dari seluruh aparatur pemerintah.
"Kita tidak boleh hanya hebat dalam retorika, tetapi lemah dalam praktik. Yang dibutuhkan masyarakat adalah hasil nyata, bukan sekadar slogan," ujarnya.
Menurut Wali Kota Samarinda, semangat efisiensi, integritas, dan kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Dengan demikian, berbagai program pembangunan, khususnya di bidang lingkungan hidup, dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kota Samarinda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....