Resmi Dikukuhkan, MUI Kaltim Komitmen Hadirkan Program yang Berdampak bagi Umat

  • 23 Jun 2026 13:42 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Sebanyak 235 pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur masa bakti 2025-2030 resmi dikukuhkan oleh Wakil Ketua Umum MUI Pusat, KH Muhammad Cholil Nafis di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda pada Selasa, 23 Juni 2026.

Seusai dikukuhkan, Ketua Umum MUI Kalimantan Timur periode 2025-2030, KH Muhammad Rasyid, mengatakan kepengurusan baru ini akan fokus memperkuat program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Berdasarkan pengalaman lima tahun sebelumnya, tentu program kerja ke depan bersumber dari hasil evaluasi. Kegiatan kita cukup banyak, hanya yang perlu ditingkatkan adalah bobotnya," ujarnya.

Menurut Rasyid, evaluasi terhadap kepengurusan sebelumnya menunjukkan MUI Kaltim telah melaksanakan sekitar 167 kegiatan dalam lima tahun terakhir. Namun, banyaknya kegiatan tersebut dinilai belum sepenuhnya menimbulkan manfaat yang maksimal terhadap masyarakat.

Karena itu, seluruh program lima tahun ke depan akan diarahkan agar lebih menyentuh kebutuhan umat dan memberikan manfaat yang lebih nyata. "Orientasinya adalah bagaimana semua kegiatan secara implementatif dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ucapnya.

Rasyid menjelaskan, masih banyak persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama. Salah satunya, terkait warga yang mengalami kesulitan untuk kembali diterima di lingkungan sosial setelah menjalani pembinaan maupun perawatan kesehatan.

Menurutnya, tidak sedikit masyarakat yang telah pulih secara fisik maupun mental, tetapi masih menghadapi stigma saat kembali ke tengah keluarga dan lingkungan sekitar.

"Ternyata setelah mereka sehat, kadang-kadang masyarakat masih mengasingkan mereka. Ini yang memerlukan perhatian dan pembinaan bersama," ucapnya.

Ketua Umum MUI Kalimantan Timur periode 2025-2030, KH Muhammad Rasyid. (Foto: RRI Samarinda/Chella)

Selain itu, MUI Kaltim juga berkomitmen melanjutkan berbagai kemitraan yang telah dibangun pada periode sebelumnya. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk memperluas jangkauan program dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Rasyid pun berharap kepengurusan yang baru dapat menghadirkan program yang tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar mampu memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi umat.

"Yang kita harapkan bukan sekadar banyak kegiatan, tetapi bagaimana kegiatan itu benar-benar berdampak dan dirasakan manfaatnya oleh umat," kata dia, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....