Seno Aji Sebut Membangun Kaltim Dimulai dari Melindungi Hak Anak
- 30 Jul 2026 14:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji, menegaskan perlindungan anak menjadi salah satu kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di Benua Etam. Karena itu, seluruh pihak diminta berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.
Hal itu disampaikan Seno saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Provinsi Kalimantan Timur di Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Kamis, 30 Juli 2026 pagi.
Menurutnya, perlindungan anak menjadi perhatian penting karena masih ditemukan berbagai persoalan yang menimpa anak di Kalimantan Timur. Oleh sebab itu, peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dinilai sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya kekerasan maupun pelanggaran hak anak.
"Perlindungan anak sangat penting di Kalimantan Timur. Mulai dari orang tua, sekolah, hingga lingkungan sekitar harus bersama-sama melindungi anak. Kalau ada yang bermasalah, segera dilaporkan supaya anak-anak bisa hidup dengan baik dan nyaman," kata Seno.
Untuk memperkuat upaya tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltim telah menjalankan sejumlah program, di antaranya Gerakan Nasional Ramah, Aman, Nyaman Anak (Gernas Rana) dan program Bersama Lindungi Anak (Berlian).
Seno menjelaskan, Gernas Rana merupakan program yang baru dideklarasikan secara resmi pada Selasa, 28 Juli 2026. Gerakan ini, lanjutnya, bakal diterapkan melalui organisasi perangkat daerah terkait, seperti Dinas Pendidikan dan instansi yang menangani perlindungan anak.
"Mudah-mudahan bisa kita jalankan di Kalimantan Timur dengan baik. Nah, kemudian Berlian ini juga mulai dari orang tua, TP-PKK, dan lainnya kita akan sampaikan sosialisasi," ucap Seno Aji.
Ia menilai pembangunan daerah sejatinya tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan kualitas manusia sejak usia dini.
"Kita tidak hanya membangun ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga harus membangun sumber daya manusia. Dengan melindungi anak dan memenuhi hak-haknya, kita berharap lahir generasi yang lebih baik dan menjadi pemimpin Kalimantan Timur di masa depan," ujarnya.
Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Kalimantan Timur diawali dengan upacara, kemudian dilanjutkan berbagai kegiatan di Ruang Ruhui Rahayu. Kegiatan tersebut meliputi peragaan busana anak, edukasi perlindungan hak anak, penampilan reporter dan penyiar cilik, serta berbagai layanan bagi anak seperti administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan, perpustakaan keliling, stan UMKM, hingga edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....