Sensus Ekonomi 2026, BPS Sisir Seluruh Pelaku Usaha di Samarinda
- 22 Jun 2026 11:21 WIB
- Samarinda
RRI, CO.ID, Samarinda - Dari warung kelontong di gang permukiman hingga perusahaan besar, seluruh pelaku usaha di Kota Samarinda kini menjadi sasaran pendataan dalam Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) ini berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Pendataan tersebut menjadi momen penting untuk memotret wajah perekonomian Kota Samarinda di tengah pertumbuhan usaha yang terus berkembang. Terlebih, posisi Samarinda sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) turut mendorong munculnya berbagai aktivitas ekonomi baru.
Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 bertujuan mengumpulkan data lengkap mengenai seluruh aktivitas usaha yang ada di daerah. Hasilnya akan menjadi pijakan pemerintah dalam menyusun arah pembangunan ekonomi beberapa tahun ke depan.
"Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan kegiatan ekonomi di daerah. Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, perencanaan program pemerintah, serta evaluasi perkembangan sektor usaha di Kota Samarinda," ujarnya kepada RRI.
Menurut Supriyanto, data ekonomi yang akurat sangat diperlukan agar program pemerintah benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha di lapangan. Dengan begitu, intervensi kebijakan yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran.
Sensus ini juga diharapkan mampu mengidentifikasi sektor usaha yang tumbuh pesat, sektor yang menghadapi tantangan, hingga potensi ekonomi baru yang muncul di tengah perubahan struktur ekonomi daerah.
Bagi pemerintah, data tersebut menjadi instrumen penting untuk merancang berbagai program pengembangan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan daya saing ekonomi lokal.
Karena itu, BPS mengajak seluruh pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dan memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus. Semakin lengkap data yang terkumpul, semakin kuat pula dasar pemerintah dalam merancang kebijakan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Samarinda secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....