Diskominfo Kaltim Dorong Pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik Aman

  • 09 Jun 2026 13:11 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Penggunaan tanda tangan elektronik menjadi salah satu topik penting dalam kegiatan Penguatan Sistem dan Operasional Keamanan TIK yang digelar Diskominfo Kalimantan Timur. Materi tersebut disampaikan untuk mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan yang aman dan terpercaya.

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, mengatakan pihaknya menghadirkan narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) guna memberikan pemahaman mengenai implementasi tanda tangan elektronik. Langkah tersebut dinilai penting karena semakin banyak layanan pemerintahan yang beralih ke sistem digital.

Menurut Faisal, digitalisasi pelayanan publik harus dibarengi dengan perlindungan data dan keamanan informasi yang kuat. "Tanpa pengamanan yang memadai, proses transformasi digital berpotensi menimbulkan risiko kebocoran maupun penyalahgunaan data," katanya.

Selain meningkatkan efisiensi administrasi, tanda tangan elektronik juga menjadi instrumen penting dalam menjamin keabsahan dokumen digital. Pemerintah daerah diharapkan dapat memahami prosedur dan standar keamanan dalam penggunaannya.

“Ini kesempatan yang baik bagi kita untuk menambah pengetahuan bersama tentang cyber security. Kita juga akan mendapatkan materi dari BSSN mengenai tanda tangan elektronik,” ujar Faisal di Gedung Gubernur Kaltim, Selasa 9 Juni 2026.

Faisal menambahkan ancaman siber saat ini terus berkembang seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi digital. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah perlu memperbarui pengetahuan dan meningkatkan kesadaran terhadap aspek keamanan informasi.

Melalui kegiatan tersebut, Diskominfo Kaltim menilai implementasi layanan digital di lingkungan pemerintah daerah dapat berlangsung lebih aman, efektif, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Penguatan tata kelola keamanan informasi menjadi fondasi penting dalam mendukung pemerintahan berbasis elektronik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....