Sapa KB Pangkas Birokrasi, Warga Kini Bisa Konsultasi lewat Hotline

  • 08 Jun 2026 11:20 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda- Transformasi layanan keluarga berencana dan pembangunan keluarga di Kota Samarinda terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Salah satu inovasi yang kini diandalkan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda adalah platform digital Sapa KB, yang memudahkan masyarakat mengakses layanan konsultasi tanpa harus datang langsung ke kantor atau fasilitas pelayanan.

Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempercepat akses informasi terkait keluarga berencana, kesehatan reproduksi, hingga perlindungan perempuan dan anak. Kehadiran layanan berbasis digital dinilai mampu memangkas berbagai hambatan birokrasi yang selama ini menjadi kendala masyarakat dalam memperoleh layanan.

Hal itu disampaikan Kepala DPPKB Kota Samarinda, drg. Deasy Evriyani, saat Kick Off Pelayanan KB dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Gedung PKK Kota Samarinda, Senin, 8 Juni 2026.

Deasy mengatakan Sapa KB dirancang sebagai layanan terpadu yang dapat diakses masyarakat melalui hotline maupun layanan konsultasi privat. Program tersebut menjadi salah satu inovasi unggulan DPPKB dalam mendukung pelayanan keluarga yang lebih cepat, mudah, dan responsif.

“Sapa KB merupakan salah satu inovasi pelayanan yang kami kembangkan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi dan konsultasi terkait keluarga berencana serta pembangunan keluarga,” ujarnya.

Berdasarkan data DPPKB Kota Samarinda, hingga saat ini layanan hotline integratif Sapa KB telah dimanfaatkan oleh 77 klien. Sementara layanan konseling privat keluarga berkualitas telah digunakan oleh 10 klien yang membutuhkan pendampingan lebih intensif.

Layanan yang diberikan mencakup konsultasi kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, persoalan keluarga, hingga pengaduan terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak. Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi secara lebih cepat tanpa harus menghadapi proses administrasi yang panjang.

Menurut Deasy, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu langkah penting untuk menjangkau masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap layanan keluarga berencana maupun konseling keluarga.

“Harapannya masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan, karena sekarang akses informasi dan konsultasi bisa dilakukan melalui platform yang telah kami siapkan,” katanya.

Selain Sapa KB, DPPKB Samarinda juga mengembangkan berbagai inovasi layanan lainnya, termasuk program Siap Jemput Antar Akseptor KB Terintegrasi (SIJAKI) yang membantu masyarakat memperoleh akses pelayanan keluarga berencana secara lebih mudah.

Deasy berharap pemanfaatan layanan digital tersebut terus meningkat seiring bertambahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi. Menurutnya, keluarga yang mendapatkan akses informasi dan layanan yang baik akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Melalui berbagai inovasi ini kami ingin memastikan pelayanan keluarga berencana dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, cepat, dan tepat sasaran,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....