BRIDA Kaltim Gagas Rumah Inovasi Perkuat Ekosistem Riset

  • 06 Jun 2026 11:13 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kalimantan Timur terus mendorong penguatan ekosistem riset dan inovasi melalui gagasan pembentukan Rumah Inovasi Daerah (RUMIN). Upaya tersebut dibahas dalam Forum Koordinasi, Sinkronisasi, dan Konsultasi Publik Tahun 2026 yang digelar secara daring, Kamis 4 Juni 2026.

Forum bertema “Rumah Inovasi untuk Mendukung Pertumbuhan Daerah yang Berkualitas” itu menjadi ruang diskusi sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, akademisi, pelaku usaha, peneliti, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah, Wiwiek Joelijani, menekankan pentingnya membangun ekosistem riset dan inovasi yang kuat sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Kepala BRIDA Kalimantan Timur, Fitriansyah dilansir dari rilis Pemprov Kaltim mengapresiasi seluruh peserta dan narasumber yang telah berkontribusi aktif dalam forum tersebut. Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan penting untuk memperkuat tata kelola riset dan inovasi di daerah.

Ia mengungkapkan, sejumlah perwakilan kabupaten dan kota turut menyampaikan tantangan yang masih dihadapi, termasuk persoalan pendanaan riset dan inovasi. Masukan tersebut akan menjadi perhatian BRIDA Kaltim dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pendampingan kepada perangkat daerah maupun BRIDA di tingkat kabupaten dan kota.

Fitriansyah menjelaskan, Rumah Inovasi Daerah dirancang sebagai pusat kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat. Melalui wadah tersebut, hasil riset diharapkan tidak berhenti pada dokumen kajian, tetapi dapat dihilirisasi menjadi program, kebijakan, maupun produk inovatif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Rumah Inovasi diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, meningkatkan daya saing daerah, serta memperkuat pelayanan publik. Meski menghadapi tantangan efisiensi anggaran, kami tetap berkomitmen menghadirkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur,” ujar Fitriansyah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....