Kemendikdasmen Salurkan Bantuan Revitalisasi untuk 5 SKB di Kalimantan Timur
- 05 Jun 2026 15:09 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan bantuan revitalisasi fasilitas kepada lima Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Kalimantan Timur. Program ini merupakan bagian dari target nasional Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif.
Sepanjang tahun anggaran 2026, Kemendikdasmen memberikan perhatian khusus terhadap keberlangsungan fasilitas pendidikan di berbagai daerah. Di Kalimantan Timur, pemerintah mengalokasikan bantuan revitalisasi yang menyasar puluhan satuan pendidikan, termasuk lima SKB.
Dalam kunjungannya ke Balikpapan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti, meninjau sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru SKB Balikpapan Tengah. Menurutnya, SKB merupakan layanan pendidikan nonformal yang berperan penting dalam memberikan akses pendidikan bermutu bagi seluruh masyarakat.
"Kami mendengarkan penjelasan dari pihak sekolah bahwa di sini tersedia layanan pendidikan Paket A, Paket B, Paket C, serta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan jumlah peserta didik yang cukup besar," ujar Mu'ti kepada RRI, Jumat 5 Juni 2026.
Mu'ti menegaskan, pendidikan tidak selalu harus ditempuh melalui jalur formal. Pemerintah juga terus memperkuat layanan pendidikan nonformal dan informal agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
"SKB ini sangat baik dan cukup diminati masyarakat. Banyak alumninya yang berhasil setelah menyelesaikan pendidikan di sini," katanya.
Menurutnya, keberadaan SKB menjadi bukti bahwa layanan pendidikan nonformal mampu meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mendukung program Asta Cita pemerintah. Dengan sistem pembelajaran yang fleksibel, mudah diakses, dan biaya yang terjangkau, pendidikan berkualitas diharapkan dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Menjangkau Layanan Pendidikan Nonformal
Bantuan revitalisasi tidak hanya menyasar sekolah formal, tetapi juga lembaga pendidikan khusus dan nonformal. Berdasarkan data realisasi program di Kalimantan Timur, bantuan diberikan kepada 21 sekolah reguler, 16 Sekolah Luar Biasa (SLB), dan lima Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di seluruh wilayah, termasuk kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), memperoleh akses terhadap sarana dan prasarana pendidikan yang memadai.
Salah satu pamong SKB Balikpapan Tengah, Yana Leoni Panjaitan, menyambut baik bantuan revitalisasi tersebut. Ia menilai program ini akan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana serta mutu layanan pendidikan.
"Kami sangat bersyukur atas revitalisasi yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti," ujarnya.
Saat ini, terdapat tiga ruang kelas yang mendapatkan bantuan revitalisasi di SKB Balikpapan Tengah. Lembaga tersebut menampung sekitar 1.000 peserta didik, baik reguler maupun mandiri, mulai dari program PAUD, Paket A setara SD, Paket B setara SMP, hingga Paket C setara SMA.
Fokus dan Bentuk Bantuan Fisik
Bantuan revitalisasi diberikan untuk menjawab kebutuhan mendesak di setiap satuan pendidikan. Adapun bentuk bantuan yang diberikan meliputi:
Pembangunan ruang belajar baru atau gedung pendidikan.
Rehabilitasi dan renovasi ruang kelas yang mengalami kerusakan.
Penataan lingkungan sekolah dan penambahan fasilitas penunjang pendidikan.
Pengadaan sumber air bersih dan fasilitas sanitasi.
Dukungan Program Nasional
Program revitalisasi ini sejalan dengan target nasional pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto. Pada 2026, pemerintah menargetkan revitalisasi sebanyak 71.744 satuan pendidikan dengan total anggaran mencapai Rp14 triliun.
Prioritas program diberikan kepada satuan pendidikan yang mengalami kerusakan berat akibat bencana, berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta lembaga pendidikan yang membutuhkan dukungan infrastruktur guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....