Paskibraka Samarinda Maknai Pancasila Sebagai Pedoman Generasi Muda
- 01 Jun 2026 06:46 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Jalan Gajah Mada Samarinda, Senin 1 Juni 2026, berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Perdamaian Dunia”. Momentum tersebut tidak hanya menjadi pelaksanaan upacara seremonial, tetapi juga ruang refleksi bagi generasi muda tentang pentingnya memahami nilai kebangsaan dan menjaga semangat persatuan di tengah perkembangan zaman.
Di balik barisan Pasukan Pengibar Bendera atau Paskibraka yang berdiri tegap mengikuti jalannya upacara, tersimpan semangat para pelajar muda yang mulai memaknai Pancasila bukan sekadar hafalan lima sila, melainkan pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satunya disampaikan anggota Paskibraka Kota Samarinda, Aira Revalina Hamka, siswi SMA Negeri 8 Samarinda yang turut ambil bagian dalam upacara Hari Lahir Pancasila tahun ini bersama puluhan anggota Paskibraka lainnya.
Menurut Aira, Pancasila memiliki makna penting bagi generasi muda karena menjadi dasar memahami nilai kebangsaan, persatuan serta tanggung jawab sebagai pelajar yang kelak menjadi penerus bangsa.
“Kalau menurut saya Pancasila itu adalah sebuah kewajiban kita sebagai pelajar untuk mengikuti dan memahami apa itu kebangsaan,” ujarnya.
Siswi kelas XI yang akan naik ke kelas XII tersebut mengatakan nilai-nilai Pancasila sejauh ini mulai diterapkan di lingkungan sekolah, baik dalam kegiatan belajar mengajar maupun kehidupan sosial antarsiswa.
Menurutnya, seluruh sila dalam Pancasila saling berkaitan dan harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan hingga keadilan sosial.
“Untuk nilai-nilai Pancasila itu pastinya semuanya diterapkan, dari nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan sampai keadilan sosial,” katanya.
Bagi Aira, penerapan nilai Pancasila di lingkungan sekolah terlihat melalui sikap saling menghormati, menjaga kebersamaan serta membangun rasa peduli terhadap sesama tanpa membedakan latar belakang.
Momentum Hari Lahir Pancasila tahun ini juga menjadi pengalaman berharga bagi dirinya yang ikut terlibat dalam kegiatan Paskibraka Kota Samarinda bersama 21 anggota lainnya.
Ia mengatakan persiapan upacara telah dilakukan melalui kegiatan gladi sejak sepekan sebelumnya. Dari seluruh anggota Paskibraka yang hadir, hanya tiga orang bertugas sebagai pengibar bendera, sementara anggota lainnya menjadi bagian dari pasukan upacara.
“Untuk pelaksanaannya kita sudah gladi mulai Senin kemarin. Yang mengibarkan bendera hanya tiga orang saja perwakilan,” ucapnya.
Menurut Aira, keterlibatan pelajar dalam kegiatan nasional seperti Hari Lahir Pancasila menjadi ruang penting membangun disiplin, rasa tanggung jawab serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Di tengah derasnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital yang terus memengaruhi kehidupan anak muda, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap positif dan semangat memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Pesan saya jadilah orang yang selalu bermanfaat bagi nusa dan bangsa karena kita generasi muda adalah calon-calon penerus bangsa yang harus menjadi jiwa yang positif dan bermanfaat bagi bangsa dan negara,” katanya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila di Samarinda tahun ini pun menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kebangsaan tidak hanya hidup di ruang upacara atau teks pidato, tetapi harus terus tumbuh dalam karakter generasi muda sebagai pondasi menjaga persatuan dan masa depan Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....